Jumaat, 4 September 2015

Foto-Foto Menggemparkan Tak Ternilai Yang Merupakan Petunjuk Terjadinya Sejarah Dunia

Narayana 734 - Sobat, pasti tahu kan patung Liberty? Atau bahkan familiar dengan sosok Charlie Caplin? Yah keduanya merupakan ikon yang hingga kini masih saja berkibar namanya. Namun sayang, kita generasi muda pasti tak mengetahui banyak tentang hal-hal tersebut.

Bahkan Anda mungkin juga tahu dengan Elvis Presley kan? Sosok legendaris yang namanya tak pernah berhenti dipuja hingga kini. Asal tahu saja, bahwa Elvis juga pernah terdaftar sebagai kelompok angkatan saat usianya masih muda loh. Dan lagi-lagi kita lahir di jaman yang sangat jauh dari saat-saat paling bersejarah di dunia.
Namun jangan khawatir dan bersedih. Pasalnya boredpanda.com berhasil mengumpulkan banyak foto bersejarah dan tak ternilai di dunia. Salah satunya adalah foto saat pembangunan tembok Berlin dilakukan di tahun 1961.

Bahkan jaman dahulu ada masa di mana seorang ibu memperjual belikan anaknya untuk sebuah kepentingan. Kita yang kini hidup di masa modern tentu akan merasa hal tersebut merupakan kejadian yang sangat miris dan aneh bukan? Kita pasti penasaran bukan seperti apa lagi sih gambaran dunia saat kita masih belum dilahirkan? Oleh karenanya yuk simak galeri foto di bawah ini yang akan membuat Anda memahami kejadian di masa lampau.
Charlie Chaplin usia 27 (1916)
Hewan dipercaya sebagai alat terapi (1956)
Kuda nil menarik kereta (1924)
Ini tempat untuk memberi sinar pada bayi (1937)
Pembangunan Tembok Berlin (1961)
Patung Liberty dalam proses pembangunan (1885)
Marthin Luther king menghapuskan salib terbakar (1960)
Rasis kulit hitam di tahun 1964
Banyak ibu menjual anaknya (1948)
Tentara Hitler merayakan natal (1941)
Anak gembira mendapat sepatu baru saat Perang Dunia
Awal mula tokoh Winnie The Pooh
Gadis cantik, Evelyn McHale lompat dari gedung (1947)
Penjaga wanita berusia 106 tahun
Elvis mengikuti pelatihan tentara di tahun 1958
Ronald McDonald asli
Bencana Hindenburg (1937)
Vemale

0 komentar:

Catat Ulasan

Silahkan komentari

Follow by Email