Khamis, 29 September 2016

Praktik Behel Ilegal Digerebek, Polisi Amankan Dokter Gigi Gadungan di Pekanbaru

Praktik Behel Ilegal Digerebek, Polisi Amankan Dokter Gigi Gadungan di Pekanbaru

SEBARKANBERITA



PEKANBARU - Polresta Pekanbaru bersama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Pekanbaru, menggerebek tempat praktik dokter gigi palsu di jalan Surabaya, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru yang sudah berjalan dua tahun, Rabu (21/9/2016) sore. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk seragam ala dokter.

Bermula dari informasi dan laporan sejumlah korban, pihak kepolisian langsung melakukan penggerebekan ke sebuah praktik MR Behel Shop. Polisi langsung meringkus RB alias Roby (23) yang diduga sebagai dokter gigi gadungan.

Tanpa perlawanan, Roby yang dikagetkan dengan kedatangan petugas tak berkutik saat tempat praktiknya digerebek. "Sudah ada ratusan daftar pasiennya dan memang praktiknya tida berizin (ilegal)," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto SH SIK saat berbincang dengan sebarkanberita.com di TKP, Rabu sore.

Pantauan GoRiau.com di lapangan, puluhan personel Satreskrim Polresta Pekanbaru masih melakukan penggeledahan dan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti.

Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan dan penyitaan masih berlangsung.




Inilah Fakta Mengejutkan di Balik Vonis Mati Terhadap Zainal Pelaku Dan Otak Pembunuhan Dan Pemerkosa Yuyun.

Inilah Fakta Mengejutkan di Balik Vonis Mati  Terhadap Zainal Pelaku Dan Otak Pembunuhan Dan Pemerkosa Yuyun.


SEBARKANBERITA




BENGKULU - Dalam sidang putusan lima pelaku pembunuh dan pemerkosa Yn (14) siswi SMP di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terungkap beberapa fakta persidangan yang dibacakan majelis hakim mengejutkan hadirin sidang, Kamis (29/9/2016).

Ketua Majelis Hakim Henny Farida dan anggota majelis hakim membacakan beberapa pertimbangan majelis hingga menjatuhkan vonis mati terhadap Zainal (23), serta empat pelaku dewasa lainnya dengan penjara 20 tahun.

Sementara Ja (13) pelaku di bawah umur diberikan rehabilitasi sosial selama satu tahun.

Dalam pertimbangannya terungkap beberapa fakta persidangan di antaranya, sebanyak 14 remaja pemerkosa tersebut, didapati bahwa Yn telah diperkosa sebanyak 28 kali.


"Masing-masing pelaku menyetubuhi korban sebanyak dua kali. Sementara kondisi korban dalam keadaan pingsan pada saat diperkosa," ungkap majelis hakim dalam pembacaan keputusan.

Selanjutnya diketahui, Zainal merupakan otak dan aktor intelektual pelaku pembunuhan dan pemerkosaan.

Zainal terbukti memukul kepala korban menggunakan kayu balam (pohon getah karet) satu kali lalu Yn pingsan dan disetubuhi oleh 14 remaja itu.

"Zainal juga terbukti mengatur dan menginstruksikan para remaja itu memperkosa Yn secara bergantian," kata hakim anggota Fakhrudin.

Selanjutnya usai melancarkan niat bejatnya sebanyak dua kali tiap pelaku. Zainal kembali memukul kepala Yn lalu memerintahkan para remaja itu membuang jasad Yn ke dasar jurang.

Selain memutuskan hukuman mati terhadap Zainal, pengadilan juga memberikan denda Rp 2 miliar atau penjara subsidier 3 bulan.

Setelah mendengar vonis, wajah Zainal (23) tertunduk saat ketua Majelis Hakim, Heny Farida mengganjarnya hukuman mati. Sementara empat pelaku dewasa lain rekan Zainal divonis 20 tahun penjara.

Zainal, menurut hakim, adalah aktor intelektual di balik pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh 14 remaja terhadap Yn, siswi SMP di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, April 2016.

"Menjatuhkan vonis mati terhadap terdakwa Zainal, dan penjara 20 tahun terhadap empat pelaku dewasa lain, serta denda Rp 2 miliar," kata Heny Farida sambil mengetuk palu.

Kisah tragis Yn bermula pada April 2016 ketika remaja yang suka membantu orangtua ini pulang dari sekolah sekitar pukul 12.30 WIB.

Ia pulang sendiri berjalan kaki menuju rumahnya yang memang berada di ujung kampung sekitar dua kilometer.

Saat melintasi jalan yang sepi, ia dihadang 14 pemuda dan remaja yang sedang mabuk akibat pengaruh minuman tuak.

Yn kemudian dipreteli pakaiannya untuk diperkosa oleh para pelaku. Korban pun melawan.
Namun satu pukulan kayu mendarat di kepala kiri belakang Yn yang mengakibatkan korban pingsan. Korban pun diperkosa oleh 14 pria itu secara bergilir.

Beberapa hari kemudian, pihak keluarga, warga dan polisi mencari keberadaan Yn hingga ditemukan dalam keadaan membusuk di tepi jurang.

Yn kemudian dinyatakan meninggal karena diperkosa dan dibunuh. Polisi pun melakukan penyelidikan untuk mencari para pelaku.

Kerja keras polisi membuahkan hasil. Pelaku ditangkap satu per satu.

Ia pulang sendiri berjalan kaki menuju rumahnya yang memang berada di ujung kampung sekitar dua kilometer.

Saat melintasi jalan yang sepi, ia dihadang 14 pemuda dan remaja yang sedang mabuk akibat pengaruh minuman tuak.



Yn kemudian dipreteli pakaiannya untuk diperkosa oleh para pelaku. Korban pun melawan.

Namun satu pukulan kayu mendarat di kepala kiri belakang Yn yang mengakibatkan korban pingsan. Korban pun diperkosa oleh 14 pria itu secara bergilir.

Beberapa hari kemudian, pihak keluarga, warga dan polisi mencari keberadaan Yn hingga ditemukan dalam keadaan membusuk di tepi jurang.

Yn kemudian dinyatakan meninggal karena diperkosa dan dibunuh. Polisi pun melakukan penyelidikan untuk mencari para pelaku.

Kerja keras polisi membuahkan hasil. Pelaku ditangkap satu per satu.

Dalam penyelidikan diketahui bahwa beberapa pelaku ikut mencari Yn untuk mengelabui petugas.
Para pelaku pembunuh dan pemerkosa Yn sebagian besar pernah melakukan tindak asusila.

Baca juga: Empat dari 14 Pemerkosa dan Pembunuh Yn Pernah Terlibat Kasus Pencabulan
Kini 14 pelaku sudah mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatanya.

Pendampingan orangtua

Kasus tragis ini mencuri perhatian nasional bahkan dunia. Terlebih para pelaku sebagian besar adalah remaja.

Dalam hasil penelitian majelis hakim terungkap bahwa salah satu penyebab kebrutalan pelaku adalah kurangnya pendampingan orangtua dan lemahnya pendidikan.

Sebagian besar pelaku adalah anak yang jarang mendapatkan kasih sayang orangtua dan tidak tamat pendidikan minimal SMP.

Ja (13), salah satu pelaku paling muda, menurut majelis hakim, sepanjang hidupnya tak pernah mendapatkan kasih sayang dari orangtua.

"Orangtua laki-laki Ja dipenjara karena memperkosa anak kandung, atau kakak perempuan Ja. Ibunya menikah lagi tak mau mengurus Ja. Ja akhirnya bekerja serabutan menjadi buruh untuk mempertahankan hidupnya. Ja akhirnya diputuskan menjalani rehabilitasi sosial selama satu tahun," kata majelis hakim.

Sementara itu, korban Yn, sepanjang hidupnya jarang bertemu kedua orangtuanya. Orangtua Yn bekerja dan sering bermalam di kebun yang jaraknya sekitar 30 kilometer dari tempat tinggal Yn. Gadis belia ini menjalani hidupnya secara mandiri.

Vonis telah diputuskan hakim dengan banyak aspek pertimbangan. Para terdakwa diberikan waktu oleh majelis selama sepekan untuk mengajukan langkah banding. Putusan sidang diangap oleh masyarakat Bengkulu sebagai tindakan yang adil.

"Hukuman mati untuk Zainal layak, hakim dianggap sangat adil menjatuhkan vonis," ungkap salah seorang warga Bengkulu, Elli Suparti.




Janda Muda Ini Gagal Diperkosa Oleh Perampok Yang Beraksi Dirumahnya Karena Sedang Menstruasi.

Janda Muda Ini Gagal Diperkosa Oleh Perampok Yang Beraksi Dirumahnya Karena Sedang Menstruasi.

SEBARKANBERITA


Janda Muda Ini Gagal Diperkosa Oleh Perampok Yang Beraksi Dirumahnya Karena Sedang Menstruasi.

BLITAR - RR (25), janda anak satu asal Kecamatan Kesamben, Kabupaten Malang selamat dari tindakan nafsu bejat perampok yang menyatroni rumahnya, Kamis (29/9/2016) dini hari.

Sebab, saat akan diperkosa, korban diketahui lagi menstruasi, sehingga perampok mengurungkan niatnya.

Meski tak jadi diperkosa, namun pelaku menggondol harta benda korban. Di antaranya, sepeda motor Honda Vario nopol AG 2232 I dan STNK-nya, dua HP, uang Rp 250 ribu, dan kartu ATM.

Dugaan petugas, pelakunya berjumlah dua orang, namun yang masuk ke rumah, hanya satu orang.

AKBP Slamet Waluya, Kapolres Blitar mengatakan, perampokan itu terjadi pukul 02.00 WIB. Saat itu korban sudah tidur bersama anaknya, yang berusia 4 tahun.

Bersamaan itu, rumahnya didatangi pelaku. Pelaku sendiri masuk rumah korban diperkirakan dengan cara memanjat pagar rumahnya setinggi 3 meter.

Sebab, tak ada cara lain, untuk bisa masuk ke dalam rumah korban, kecuali memanjat pagar yang mengelilingi rumah berlantai dua tersebut.

"Melihat bekasnya, pelaku masuk rumah korban, dengan mencongkel jendela dapur. Itu ditemukan di kayu kusin cendela itu, bekas cukitan," paparnya.

Berhasil menerobos cendela, pelaku masuk ke dalam ruang tengah, melalui dapur rumah korban, yang masih tahap renovasi tersebut. Berada di dalam rumah korban, pelaku tak langsung beraksi.

Namun, ia membangunkan korban, yang tidur di kamarnya. Begitu bangun, korban langsung ditodong dengan pisau, sambil diajak ke luar kamarnya.

"Jangan banyak bicara dan diikuti perintah saya," ujarnya menirukan pelaku.

Selanjutnya, korban dipaksa masuk ke dalam kamar depan yang bersebalahan dengan ruang tamu.
Di kamar itu, korban yang hanya berdua dengan pelaku itu dibuat tak berdaya karena kedua tangannya diikat ke depan, dengan kabel.

Dalam kondisi tak berdaya itu, korban yang hanya mengenakan daster ditelanjangi dan tubuhnya diraba-raba oleh pelaku.

Namun, ketika akan diperkosa, tiba-tiba pelaku mengurungkan niatnya. Informasinya, itu karena korban lagi menstruasi.

"Jadi, korban selamat dari tindakan nafsu bejat pelaku," papar Slamet.

Tak jadi memperkosa korban, pelaku membawa kabur harta bendanya.

Setelah mendapatkan harta bendanya, pelaku minta korban memberikan kunci pintu depan dan kunci pagar. Sebab, pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor korban.

Keluar dari rumah korban, pelaku diketahui kabur ke arah barat (Kecamatan Selopuro).

"Saat pelaku kabur itu, korban sempat mengikutinya sampai ke depan teras rumahnya, karena disuruh menunjukkan tempat kunci pintu pagarnya," ungkapnya.

Mudahnya pelaku itu beraksi, karena rumah korban yang berlantai dua dan terlihat mentereng itu jauh dari rumah warga lainnya. Saat ini, rumah korban lagi renovasi.






Cincin Ayu Ting Ting Sama dengan Milik Nagita, Netizen Curiga Raffi yang Belikan

Cincin Ayu Ting Ting Sama dengan Milik Nagita, Netizen Curiga Raffi yang Belikan

SEBARKANBERITA



Nama Ayu Ting Ting belakangan ini selalu saja menjadi sorotan publik.

Pasalnya kabar perselingkuhannya dengan Raffi Ahmad kini semakin senter diberitakan oleh media.
Beberapa bukti juga menunjukan bahwa hubungan keduanya bukan hanya sekedar gosip.

Tak hanya itu, penampilan Ayu pun juga menjadi salah satu bahan netizen untuk selalu menuai komentar negatif.

Belum lama ini Ayu dikabarnya telah meniru gaya berbusana Nagita Slavina.

Sempat beberapa hari lalu, Ayu mengenakan baju yang sama dengan baju milik Nagita dan Raffi.

Melihat foto tersebut, netizen kembali mencurigai Raffi bahwa dirinya juga membelikan baju yang sama untuk Ayu.

Kini, netizen dihebohkan lagi dengan cincin berlian yang biasa dikenakan Ayu di jari manisnya.

Namun siapa sangka, cincin berlian tersebut sama persis dengan cincin yang dikenakan oleh Nagita.

Melalui akun Instagram @ayting_duta_plagiat, admin mengunggah foto yang menunjukan kesamaan cincin keduanya.

Kesamaan cincin tersebut, rupanya mengundang perhatian netizen.


Lagi-lagi, netizen mengira jika Raffi membelikan Ayu cincin yang sama dengan istrinya.

@malla_vod, "Mungkin mamat yg ngasih."

@h_o_c87, "Haaaa iyaaa plagiat, atau emg dikembarin sm mamat."

@tangkurbuayaputih, "Emberannn, mamat beli 2 diskonan. Si mamay kan hoby bnget ama barabg diskon, termasuk si capok @ayting_duta_plagiat."

@yusianamommyjan, "Pan biar ga cemburu jd harus kembaran yess kan?

@raffinagita1717 dan @ayutingting92."







Ini 5 Keuntungan Jika Kamu Pacaran dengan Cewek Galak, Cowok Wajib Tahu

Ini 5 Keuntungan Jika Kamu Pacaran dengan Cewek Galak, Cowok Wajib Tahu

SEBARKANBERITA


Ini 5 Keuntungan Jika Kamu Pacaran dengan Cewek Galak, Cowok Wajib Tahu

Bagi pria yang saat ini sedang menjalin kasih dengan wanita berwatak galak, jangan minder . Kamu yang punya cewek dengan sifat yang galak harus lebih banyak bersyukur karena ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan ketika kamu pacaran dengan cewek galak.

Beberapa keuntungan tersebut akan menjadikan kamu salah satu pria yang paling beruntung karena bisa pacaran dengan cewek galak.

Dan seperti yang dilansir dari Brilio.net, inilah dia diantaranya :

1. Bukan galak sih sebenarnya, tapi tegas

Salah satu keuntungan jika kamu pacaran dengan cewek galak yakni kamu akan lebih disiplin. Dengan sifatnya yang galak ini bisa menjadi watak yang tegas sehingga kamu lebih merasa disiplin ketika bersamanya.

2. Si doi nggak banyak kode, jadi kamu aman deh

Cewek galak akan memiliki banyak kode yang membuat kamu cepat paham. Ketika kamu bertingkah tidak baik di matanya , si cewek akan langsung memilih diam daripada menyuarakan apa yang ada di dalam pikirannya dengan bermain kode yang ditunjukan kepadamu.

3. Dia membuatmu penasaran

Salah satu keuntungan bagi kamu yang pacaran dengan cwek galak yakni kamu akan terus dibuat penasaran. Kamu mungkin bingung sama apa yang dia mau, tapi lama kelamaan kamu akan merasa kamu nggak akan pernah bisa menemukan cewek seperti dia karena satu-satunya.

4. Momen saat dia kalem dan manja, justru jadi momen berharga

Dan salah satu hal yang akan didapatkan jika pacaran dengan cewek galak yakni moment saat dia kalem dan manja. Perubahan sikapnya ini akan menjadi sebuah kejutan tersendiri buat kamu, dan akan membuatmu melihat sosoknya menjadi seorang yang memang patut kamu perjuangkan.

5. Ia berprinsip

Dibalik sikap cewek galak, dia memiliki banyak prinsip dan berkomitmen . Cowok galak kebanyakan punya sifat yang konsisten.

Nah, itulah dia kelima keuntungan jika kamu pacaran dengan cwek galak.







Polisi Rembang Temukan Kakek Telantar di Pinggir Jalan, Diantar ke Alamatnya, Ternyata. . .

Polisi Rembang Temukan Kakek Telantar di Pinggir Jalan, Diantar ke Alamatnya, Ternyata. . .

SEBARKANBERITA


Polisi Rembang Temukan Kakek Telantar di Pinggir Jalan, Diantar ke Alamatnya, Ternyata. . .

SEMARANG- Seorang kakek berumur 80 tahun bernama Taserun ditemukan terlantar di pinggir Jalan Raya Turut, Desa Dresi, Kabupaten Rembang, Kamis (29/9/2016) malam sekitar pukul 20.30.

Taserun ditemukan dalam kondisi sakit terbaring di pinggir jalan oleh anggota Opsnal Sat Lantas Polres Rembang, Brigadir Moh Rivai yang sedang berpatroli.

"Anggota saya sedang patroli rutin dan menemukan kakek itu tergeletak di pinggir jalan. Setelah diperiksa, ternyata sakit dan kondisinya lemah," kata Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto, kepada sebarkanberita.com, Kamis (29/9/2016) malam.


Brigadir Moh Rivai lalu menghubungi atasannya di Sat Lantas Polres Rembang agar kakek tersebut bisa segera ditangani. Beberapa menit kemudian, datang Kanit Patroli Patroli, Iptu Joko dan dua anggotanya, Bripka Safari dan Bripka Heri.

Menurut Sugiarto, dari penuturan kakek itu, awalnya dia menumpang ojek dari Desa Bapoh menuju ke Lasem Soditan. Namun karena tidak memiliki biaya, kakek itu diturunkan di pinggir jalan oleh tukang ojek hingga akhirnya ditemukan oleh anggota patroli Polres Rembang.

Sugiarto mengatakan, saat ditanya oleh polisi, kakek itu menyebutkan satu alamat di Lasem Soditan.
Anggota Sat Lantas Polres Rembang yang tiba di lokasi pun langsung mengantar kakek itu ke alamat yang dimaksud. Namun sesampainya di Lasem Soditan, rupanya tak ada warga satupun yang mengenal kakek itu.

Hingga akhirnya polisi berinisiatif membongkar barang bawaan kakek Taserun dan menemukan kartu identitas. Di kartu identitas itu tertera alamat Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati.

Tanpa pikir panjang, anggota Sat Lantas Polres Rembang pun langsung mengantar kakek itu ke alamat yang tertera di kartu identitas.

"Anggota langsung antar ke alamat yang ada di kartu identitas kakek itu, tadi saya dilaporkan anggota masih dalam perjalanan mengantar kakek tersebut. Semoga keluarganya segera ditemukan," kata Sugiarto.







HEBOH - Pernikahan Pria dengan Dua Wanita Kakak Beradik di Sulsel Ini Videonya.

HEBOH - Pernikahan Pria dengan Dua Wanita Kakak Beradik di Sulsel Ini Videonya.

SEBARKANBERITA


HEBOH - Pernikahan Pria dengan Dua Wanita Kakak Beradik di Sulsel Ini Videonya.

GALESONG UTARA - Pernikahan saudara antara BN dengan adik istrinya IS yang telah berlangsung bertahun-tahun sepertinya akan berakhir.

Pemerintah setempat dalam hal ini Kepala KUA menyarankan untuk menceraikan salah satu istri dari BN.

Awalnya sekitar 4 tahun lalu, BN menolak saran tersebut dan memilih untuk keluar dari tempat tinggalnya membawa seluruh keluarganya.

Namun, sekarang BN mau menuruti saran dari kepala KUA dan Imam setempat.

"Kalau memang harus cerai, tidak apa-apa karena biar sama-sama tidak pernah ka sama tidur lagi dia" jelas BN kepada tribuntakalar.com, Kamis (29/9/2016).

Sang istri pun mengiyakan dan mengikuti apa yang dikatakan suaminya tersebut.

"Tidak apa-apa, yang penting silaturahmi tetap terjaga" Ungkap IS.

IS berencana akan ikut dengan anaknya yang telah menikah, usai bercerai dengan suaminya.
"Adami rumahnya anakku, cuma sakit bapak jadi saya kesini rawat" tambah IS.

Merujuk pada ketentuan Pasal 8 UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (�UUP�) yang menyatakan bahwa perkawinan dilarang antara dua orang yang:

a. berhubungan darah dalam garis keturunan lurus ke bawah ataupun ke atas;
b. berhubungan darah dalam garis keturunan menyamping yaitu antara saudara, antara seorang dengan saudara orang tua dan antara seorang dengan saudara neneknya;
c. berhubungan semenda, yaitu mertua,anak tiri menantu dan ibu/bapak tiri;
d. berhubungan susuan, yaitu orang tua susuan, anak susuan, saudara susuan dan bibi/paman susuan;
e. berhubungan saudara dengan isteri atau sebagai bibi atau kemenakan dari isteri, dalam hal seorang suami beristeri lebih dari seorang;
f. mempunyai hubungan yang oleh agamanya atau peraturan lain yang berlaku, dilarang kawin.

Melihat ketentuan Pasal 8 UUP khususnya huruf a s.d. huruf e di atas maka tidak ada larangan perkawinan seseorang dengan adik dari kakak ipar yang bersangkutan.

Berikut Videonya :





Astaga !!! Banyak yang Tak Sadar Jika Perempuan Bule Ini Jalan-jalan Tanpa Celana, Lihat Videonya

Astaga !!! Banyak yang Tak Sadar Jika Perempuan Bule Ini Jalan-jalan Tanpa Celana, Lihat Videonya

SEBARKANBERITA


sebarkanberita.com - Seorang perempuan selalu memikirkan bagaimana ia akan berpenampilan.
Terlebih saat ia akan keluar dari rumahnya.

Penampilan akan menjadi poin utama karena yang paling menonjol untuk dilihat seseorang.
Meski penampilan jadi pusat perhatian, yang dilakukan perempuan ini justru tidak disadari oleh orang-orang di sekitarnya.

Padahal jika diperhatikan seksama, ada yang aneh dengan penampilannya.

Melalui video yang diunggah di akun YouTube bernama Bodypainting&ART, perempuan bule ini ternyata melakukan hal yang cukup gila.

Video ini bahkan sudah ditonton lebih dari tujuh juta orang.

Sekilas memang tidak ada yang aneh dengan penampilannya.

Perempuan berambut pirang ini nampak mengenakan kaus berwarna putih.

Ia juga mengenakan ransel berwarna emas di punggungnya dilengkapi dengan sepatu sporty di kakinya.

Ia juga terlihat mengenakan celana jeans berwarna biru.

Tapi tak ada yang sadar bukan jika sebenarnya perempuan ini berjalan tanpa mengenakan celana?
Bagaimana bisa?

Lalu apa yang berwarna biru itu?

Setelah dilihat seksama pada video berdurasi sekitar hampir 3 menit ini, terkuak sudah apa yang menutup bagian kakinya itu.

Jadi, bagian bawah tubuh perempuan ini ternyata dilukis oleh seorang seniman bernama Sandra Bakker.

Pada video, sang seniman nampak melukis kaki sang model hingga akhirnya terlihat seperti memakai celana jeans.

Tapi sebenarnya jika dilihat lebih seksama lagi, perempuan ini ternyata tidak benar-benar polos tanpa mengenakan celana.

Ia memakai celana dalam yang cukup tipis hingga tersamarkan oleh warna cat lukisnya.

Usai projeknya selesai pun, ia kemudian berjalan berkeliling kota Hong Kong.

Ia sempat berjalan-jalan di sekitar stasiun Lalu ia juga menaiki kereta.


Dan terbukti, banyak yang tak menyadari dengan aksi yang ia lakukan ini.

Jika kamu bagaimana saat melihat Video ini?



Astaga, Uang Rp 512 juta Di Brankas Dibawa Kabur 4 Pelaku Bercadar di SMKN 1 Denpasar.

Astaga, Uang Rp 512 juta Di Brankas Dibawa Kabur 4 Pelaku Bercadar di SMKN 1 Denpasar.

SEBARKANBERITA


Astaga, Uang Rp 512 juta Di Brankas Dibawa Kabur 4 Pelaku Bercadar di SMKN 1 Denpasar.

DENPASAR � Brankas berisi uang Rp 512 juta di kantor SMK N 1 Jalan Cokroaminoto Denpasar, Bali dibobol maling.

Akibatnya, uang setengah miliar rupiah sumbangan pemerintah dan uang sekolah raib.

Aksi pelaku terekam kamera CCTV, terlihat 4 orang bercadar dengan leluasa melakukan aksinya.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian pada Rabu (27/9/2016) menyebutkan, empat pelaku bercadar beraksi pukul 01.40 Wita rabu kemarin.

Dari rekaman kamera CCTV yang diperiksa polisi, terlihat seorang pelaku berjalan mengendap-endap memasuki areal sekolah sambil menghindari sorotan kamera.

Ia diduga masuk ke areal sekolah dengan cara memanjat tembok sebelah selatan.

Menyadari ada CCTV terpasang, pencuri ini lalu berjalan ke arah CCTV sambil berusaha agar gerak-geriknya tak terekam kamera.

Ia berjalan perlahan menyisir tembok sekolah yang tidak terjangkau sudut pengambilan gambar CCTV.

Sesampainya di dekat CCTV, pencuri ini lalu mengubah arah CCTV yang semula menyorot ke arah halaman, dibengkokkan ke arah atas.

"Kemungkinan besar, pelaku tahu di halaman samping selatan sekolah ada CCTV terpasang," ujar anggota buru sergap (buser) Polresta Denpasar yang tiba di lokasi kejadian, Rabu kepada Tribun Bali.

Setelah membuat kamera CCTV "mati kutu", pencuri lalu bergerak ke ruang Tata Usaha (TU) yang terletak di lantai II.

Dari olah TKP yang dilakukan kepolisian, pelaku pencurian diyakini naik ke lantai II dari arah belakang sekolah.

Dugaan itu muncul karena pintu lobi depan sekolah terkunci sedangkan pencuri masuk ke ruang TU melalui jendela belakang ruangan tersebut.

Sekrup terali besi jendela juga dilepas oleh pelaku.

Dari rekaman CCTV yang dipasang di dalam ruangan, empat orang pelaku pencurian dengan zebo di wajah terlihat memasuki ruang TU.

Di sana mereka langsung menyasar brankas yang disimpan di ruang tersebut.

Selang beberapa saat kemudian, kawanan pencuri ini baru menyadari ada kamera CCTV terpasang di ruangan itu.

Salah seorang dari mereka lalu bergerak mendekati kamera CCTV dan melepaskan adaptornya sehingga kamera CCTV pun mati.

Kawanan pencuri ini pun dengan leluasa menggasak uang yang disimpan dalam brankas.

Menggunakan sebuah linggis, dengan mudah brankas dapat mereka jebol.

Ihwal pencurian baru diketahui keesokan paginya, ketika petugas kebersihan sekolah, Ni Made Wartini (41), hendak membersihkan ruang TU.

Setelah membersihkan ruangan di lantai I dan ruang rapat di lantai II, Wartini, kemudian beranjak untuk membersihkan ruang TU.

Ketika mencoba membuka pintu ruang TU, Wartini merasa aneh lantaran pintunya terasa susah untuk dibuka.

Setelah diperiksa, ternyata ada meja yang mengganjal pintu dari dalam. Firasat buruk pun menghinggapinya, saat melihat ke dalam ruangan, brankas besi yang semula terletak di barat ruangan sudah berpindah ke sebelah timur dekat jendela.

Brankas pun dalam posisi terbuka.

"Ibu itu lalu melaporkan soal brankas yang terbuka ke rekan kerjanya. Rekannya nggak berani masuk ke ruangan. Sebelumnya ada pemegang kunci yang tiba di sekolah sekitar jam 4 pagi untuk buka kunci perkantoran. Tetapi dia hanya buka kunci saja, tidak memeriksa tiap ruangan," ujar petugas polisi di TKP.
Akibatnya, uang anggaran sekolah dari bantuan pemerintah pusat sebesar Rp 100 juta yang rencananya diperuntukkan bagi ruang kelas baru raib. Selain itu, sehari sebelumnya, seorang pegawai sekolah juga sempat menaruh uang sejumlah Rp 29,75 Juta di brankas.

Total kerugian yang diderita pihak sekolah mencapai Rp 512 Juta.

Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, yang langsung terjun ke lokasi untuk menangani kasus ini menjelaskan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

"Kasus ini tengah kami selidiki. Pelaku dari rekaman CCTV ada empat orang," ujarnya.





Edan Serda Dua TNI AD 30x Setubuhi 2 Anak Kandung Hingga Hamil , Aksi Bejatnya Terungkap Karena Anaknya Menangis Kesakitan.

Edan Serda Dua TNI AD 30x Setubuhi 2 Anak Kandung Hingga Hamil , Aksi Bejatnya Terungkap Karena Anaknya Menangis Kesakitan.

SEBARKANBERITA

Edan Serda Dua TNI AD 30x Setubuhi 2 Anak Kandung Hingga Hamil , Aksi Bejatnya Terungkap Karena Anaknya Menangis Kesakitan.


DENPASAR - Sersan Dua (Serda) Victor Carlos Soares (45), oknum Babinsa di Koramil 1610/Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, divonis bui 10 tahun delapan bulan  karena terbukti menghamili dua anak kandungnya yang masih di bawah umur.

Majelis hakim juga memecat Victor dari keanggotaan TNI AD dan mewajibkan membayar denda Rp 50 juta subsidair tiga bulan penjara.

Mengenakan seragam militer, Victor digiring ke ruang sidang Pengadilan Militer III-14 Denpasar, Kamis (29/9/2016), dengan dikawal  polisi militer (PM).

Pria yang pernah bertugas di Timor Timur ini didakwa melakukan tindak persetubuhan dengan kekerasaan terhadap dua anak kandungnya, AO (16) dan MC (20) (berkas terpisah) hingga hamil dan digugurkan.

Sidang pertama dengan korban AO, majelis hakim Mayor Sus Siti M, SH MH, didampingi hakim anggota Mayor Chk Untung H, SH, Kapten Laut (KH) Bagus PW, SH MH, mendakwa  Victor dengan dua pasal. Pertama, Pasal 76 D jo Pasal 81 ayat (1) jo ayat (3) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.



Kedua, Pasal 45 jo pasal 5 (b) UU RI No 32 tahun 2014 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa Victor secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan, ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan persetubuhan.

"Mengadili terdakwa Sersan Dua Victor Carlos Soares dengan menjatuhkan pidana pokok penjara 6 tahun 8 bulan, denda Rp 50 juta, subsider 3 bulan kurungan, dikurangi masa tahanan dan perintah tetap ditahan. Pidana tambahan dipecat dari dinas militer," tegas Hakim Ketua, Mayor Sus Siti M, SH MH.

Atas putusan majelis hakim, terdakwa berkonsultasi dengan penasihat hukumnya yakni Mayor Chk Allan Hermit Prasetyo SH dan menyatakan pikir-pikir.

Hal senada dinyatakan Oditur Militer, Dwi Krisnawati SH. Sebelumnya, terdakwa Victor dituntut oleh Oditur Militer dengan pidana penjara selama 6 tahun.

Dibeberkan majelis hakim, terdakwa Victor melakukan perbuatan bejat persetubuhan terhadap AO yang adalah anak kandungnya di sebuah penginapan di Gianyar.

Selanjutnya melakukan perbuatan terlarang itu secara berturut-turut dari Januari 2015 sampai Januari 2016 sebanyak 30 kali.

Akibat perbuatan ayah lima anak ini, AO hamil 4 bulan dan janinnya digugurkan di sebuah klinik di Jakarta dibantu kerabat terdakwa.

AO yang ketika itu masih duduk di bangku SMA di Semarapura kerap mengeluh sakit dan menangis hingga akhirnya mengadu kepada ibunya.

Lantas sang ibu menceritakan perlakuan bejat suaminya kepada salah satu petugas intel TNI AD hingga akhirnya ditangkap dan disidangkan di Pengadilan Militer Denpasar.

Hasil visum menyebutkan VO mengalami luka robek di selaput darah akibat benda tumpul.

Sidang kedua dengan korban MC, majelis hakim yang diketuai Letkol Chk Farma Nihayatul Alliyah SH dengan hakim anggota Mayor Sus Siti Mulyaningsih, SH MH, Kapten Laut (KH) Bagus Partawijaya SH MH menyatakan, terdakwa Victor bersalah melakukan tindak pidana kekerasan seksual dalam rumah tangga sebagaimana diatur dan diancam Pasal 46 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dan Pasal 299 ayat 1 KUHP tentang Aborsi.

"Mengadili terdakwa Sersan Dua Victor Carlos Soares dengan menjatuhkan pidana pokok penjara selama 4 tahun, dikurangi masa penahanan. Pidana tambahan dipecat dari dinas militer," ujar Hakim Ketua, Letkol Chk Farma Nihayatul Alliyah SH.

Hal-hal yang meringankan terdakwa yakni pernah melakukan tugas operasi di Timor Timur dan mendapatkan Satya Lencana.

Terdakwa mengakui, menyesali perbuatan dan berjanji tidak  mengulanginya lagi.

Terdakwa berterus terang dalam persidangan sehingga memperlancar jalannya sidang.

Sedangkan hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa dapat menimbulkan trauma secara psikologis dan psikis bagi kedua korban.

Perbuatan terdakwa dilakukan secara berlanjut dalam kurun waktu satu tahun.

Perbuatan terdakwa merusak sendi-sendi kehidupan TNI dan merusak citra TNI AD.

Seusai menjatuhkan putusan, Hakim Ketua Letkol Chk Farma Nihayatul Alliyah, SH mengingatkan terdakwa telah dipecat sesuai putusan.

"Saudara tidak berdinas di kemiliteran lagi. Tobat, mengubah sifat dan untung keluarga masih mau menerima. Semangat dan ingat keluarga Anda dan bertobatlah," ujar Hakim Farma.



Cinta Ditolak Gadis Pujaannya, PNS Ini Tewas Setelah Nekad Lompat dari Kereta Api

Cinta Ditolak Gadis Pujaannya, PNS Ini Tewas Setelah Nekad Lompat dari Kereta Api

SEBARKANBERITA


Cinta Ditolak Gadis Pujaannya, PNS Ini Tewas Setelah Nekad Lompat dari Kereta Api


MEDAN - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) begitu terpukul usai cintanya ditolah oleh gadis pujaannya hingga nekad bunuh diri lompat dari gerbong kereta api.

Adalah Lingbar Windra Tumanggor (32) Pegawai Negeri Sipil asal Dinas Pendapatan Pakpak Barat.
Dia diketahui meninggal dunia setelah lompat dari kereta api yang membawa Crude Palm Oil di Jalan Sisingamangaraja, Kamis (29/9/2016).

Pria lajang ini nekat melompat karena menderita gangguan jiwa.

Menurut saksi mata, Julidi Batubara (47), dia sempat melihat korban berdiri di atas gerbong kereta api pembawa CPO.

Namun saat hendak melompat, celananya tersangkut dan beberapa saat kemudian melihat pelaku telah terjatuh di rel dan menderita pendarahan hebat di kepalanya.


"Tadi masih kuliat dia berdiri di atas gerbong. Tapi pas dia mau loncat celananya tersangkat dan pas kulihat dah terkapar dia di rel. Kepalanya berdarah," katanya.

Rekan kerja korban di Dinas Pendapatan Pakpak Barat, Taufik Manik mengatakan, korban saat ini tengah dalam masa cuti untuk keperluan berobat.

Katanya, Tumanggor cuti selama dua bulan karena gangguan jiwa yang dialaminya kembali kambuh.
"Dia cuti selama dua bulan karena gangguan jiwanya kambuh," katanya.

Dia mengatakan, Tumanggor sudah lama menderita gangguan jiwa.

Tetapi di awal tahun 2016 Tumanggor kembali berdinas karena dianggap telah sembuh total.

Dia menduga, gangguan jiwa Tumanggor kembali kambuh karena cintanya ditolak sang gadis pujaan.

"Dia ada suka sama cewek mungkin ditolak. Jadinya kambuh lagi sekitar dua bulan yang lalu," katanya.

Kanit Reskrim Polsek Medan, Martualesi Sitepu mengatakan korban akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIB di Rumah Sakit Permata Bunda akibat pendarahan di kepalanya.




Ya Ampun Ternyata Awal Mula Berdirinya Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi Berawal dari Hobi Ini.

Ya Ampun Ternyata Awal Mula Berdirinya Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi Berawal dari Hobi Ini.

SEBARKANBERITA


Dimas Kanjeng Taat Pribadi

SITUBONDO - Ada kisah di balik berdirinya Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Kisah ini diceritakan oleh istri dari Ismail (44), korban pembunuhan yang diduga diotaki Dimas Kanjeng Taat Pribadi, sempat menghilang sebelum diketahui tewas.

Warga Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, menghilang saat akan menunaikan salat Magrib di masjid yang tak jauh dari rumahnya.

Sang istri Bibi Rasemjan (41) mengatakan suaminya bergabung menjadi pengikuti Kanjeng Dimas Taat Pribadi pada 2010 silam.

Ismail mengenal Dimas Kanjeng karena sama sama hobi memburu barang gaib.

Dari perkenalan yang cukup lama tersebut, Ismail dan Kanjeng Dimas berencana mendirikan padepokan.

"Sejak ada padepokan itulah, penarikan uang dilarikan ke bisnis perdukunan. Jadi orang memberi mahar, diberi minyak dan keris," ujar Enning, panggilan Bibi Rasemjam.

Sejak padepokan didirikan, nama Dimas Kanjeng semakin berkibar sehingga orang-orang dekat berinisiatif memberi gelar dengan sebutan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

"Sejak itulah, Ismail dan Gani bertugas mencari pengikut untuk menanamkan modal," kata dia.

Enning menjelaskan, sejak September 2010 lalu suaminya sering mengadakan pertemuan dengan pengikutnya di lantai dua ruko miliknya.

"Setiap pertemuan, biasanya selalu dihadiri Dimas Kanjeng Taat Pribadi," ia menjelaskan.
Ia mengaku tidak mengetahui suaminya bergabung dengan Dimas Kanjeng.

"Saya baru tahu beberapa bulan kemudian, kalau suami saya menjadi pengikuti Kanjeng," ungkap dia.

Saat suaminya tidak pulang dan dikabarkan hilang, dia telah melaporkan ke Polres Situbondo.
Setelah 1.5 tahun dia baru mendengar penemuan mayat Mr X di Probolinggo sesuai ciri ciri suaminya.

Mendengar kabar tersebut, Enning selanjutnya pergi ke Probolinggo untuk memastikan mayat Mr X tersebut.

Enning menduga suaminya menjadi korban pembunuhan suruhan Dimas Kanjeng karena suaminya akan membuka kedok penggandaan uang yang selama ini dilakukan Dimas Kanjeng dan pengikutnya.

"Keluarga berharap kepada padepokan kanjeng, dihukum neraka jahanam saja tidak akan cukup," kata Enning menyampaikan harapannya.

Pecatan TNI Suruhan Dimas Kanjeng Eksekusi Abdul Gani, Dapat Upah Rp 320 Juta

Kabid Humas Polda Jatim Kombes RP Argo Yuwono didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Taufik Herdiansyah menerangkan, korban Abdul Gani adalah Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Perencana dan eksekutor menggelar rapat selama dia hari pada 11 April dan 12 April 2016, untuk menghabisi Abdul Gani warga Jalan Patimura RT 01/RW 06 Desa Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Pada 11 April, tersangka Wahyu dipanggil tersangka Wahyudi untuk menemuinya di lapangan parkir Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi bersama Muryad (buron).


Setelah bertemu, Wahyudi yang pensiunan TNI berpangkat pamen menyampaikan perintah dari Dimas Kanjeng untuk menghabisi korban Abdul Gani.

Eksekutor ditunjuk Wahyu, pecatan TNI berpangkat terakhir pamen. Wahyu saat itu menanyakan kepada Wahyudi siapa saja yang dilibatkan.

"Wahyu Wijaya akhirnya disuruh menunggu dan mengatur rencana di padepokan," terang dia.

Rapat berikutnya digelar pada 12 April sekitar pukul 19.00 WIB. Tersangka Wahyu menunggu orang-orang yang diberi tugas mengeksekusi korban.

Tak lama kemudian datang Kurniadi dan Boiran (kini buron). Wahyu membagi tugas: Kurniadi berperan memukul dari belakang, Boiran berperan menjerat leher, dan Wahyu melakban leher sampai mulut korban Abdul Gani.

"Ini dilakukan setelah ada informasi dari tersangka Wahyudi jika esok hari atau tanggal 13 April korban datang ke padepokan untuk meminjam uang," jelas Taufik. Bertepatan tanggal 13 April, tim yang disiapkan sudah siaga sejak pagi.

Sekitar pukul 08.00 WIB korban Abdul Gani datang ke padepokan dan ditemui tersangka Wahyu. Keduanya terlibat pembicaraan sekitar 5 menit di ruang tamu tim pelindung.


"Dalam pembicaraan itu disampaikan, uangnya Rp 130 juta ada di kamar," kata dia.

Tersangka Wahyu lantas mengajak Abdul Gani ke ruang tim pelindung. Di sana sudah disiapkan alat untuk membunuh korban di antaranya besi, batu, lakban, tali. Semuanya ditaruh di atas lemari.

Begitu uang Rp 130 juta diserahkan Wahyu ke tangan Abdul Gani, Kusnadi langsung memukul tengkuk korban menggunakan pipa besi hingga tersungkur.

Dalam kondisi terpojok Kurniadi menindih tubuh korban. Bersamaan dengan itu tersangka Boiran menjerat leher korban, caranya memasukkan kolong tali parasit kemudian menarik ke atas dari arah depan sampai korban benar-benar tak bergerak.

Tidak itu saja, Boiran juga memasukkan tas kresek warna biru ke kepala korban diteruskan tersangka Wahyu melakban dari leher sampai hidung korban.

"Korban ditelanjangi kemudian dimasukkan ke boks plastik ukuran 90 sentimeter x 70 sentimeter," Taufik menjelaskan.

Setelah itu, mayat korban yang sudah dimasukkan ke dalam kotak dipindahkan ke mobil yang sudah disiapkan tersangka Wahyudi.

Penemuan mayat Abdul Gami yang semula tak beridentitas ini lalu ditangani kepolisian Wonogiri.

Tak lama berselang, di wilayah Solo ditemukan mobil Toyota Avanza putih nomor poliai N 1216 NQ. Setelah mobil dilacak ternyata milik Abdul Gani.

Hasil penemuan mobil dan MR X ini, kepolisian Wonogiri berkoordinasi dengan Polda Jatim. Pihak keluarga yang dihubungi membenarkan mayat dan mobil adalah Abdul Gani.

"Dari situ akhirnya terbongkar jika pelakunya sembilan orang yang diotaki Dimas Kanjeng Taat Pribadi," ia menegaskan.

Pascaeksekusi Abdul Gani, Wahyu dan kawan-kawan mendapat upah senilai Rp 320 juta dari Dimas Kanjeng. Dimas Kanjeng tak hanya disangka kasus pembunuhan, tapi kasus lainnya termasuk penggandaan uang.






Follow by Email