Sabtu, 1 Oktober 2016

Korban Begal Bunuh Diri Karena Trauma Dan Selalu Merasa Dikejar-Kejar Orang.

Korban Begal Bunuh Diri Karena Trauma Dan Selalu Merasa Dikejar-Kejar Orang. 

SEBARKANBERITA


Korban Begal Bunuh-Diri-Karena-Trauma-Dan-Selalu-Merasa-Dikejar-Kejar-Orang.

BANTUL - Warga Dusun Pringgolayan, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, digegerkan dengan adanya seorang pekerja bangunan yang nekat mengakhiri hidupnya dengan Mesin Circle atau mesin pemotongan keramik.

Korban itu yakni Dedi Suyanto (25), warga Dusun Gedowo, Desa Rejosari, Kecamatan Bandungan, Magelang. Dedi diketahui mengakhiri hidupnya dengan cara menggorok lehernya pakai Mesin Circle.

Akibatnya urat leher Dedi terputus, dengan luka gorokan mencapai lima sampai enam centimeter.
Menurut Kapolsek Banguntapan, Kompol Suharno, Dedi mengakhiri hidupnya pada Senin (1/10/2016) sekitar pukul 09.00. Waktu itu Dedi dengan ketiga rekan kerjanya sedang mengerjakan proyek pembangunan rumah di Banguntapan.

Berdasarkan informasi, sedianya rumah tersebut akan difungsikan sebagai kos-kosan.

"Rumah yang sedang dibangun itu milik Hexanto (41), warga Pringgolayan. Korban baru bekerja di sana sekitar satu minggu. Awalnya kejadian ini tidak ada yang mengira. Tapi saat bekerja, Dedi malah mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu (menggorok lehernya pakai Mesin Circle)," jelasnya, Sabtu (1/10/2016).

Lanjut Suharno, kejadian bunuh diri ini bermula saat korban dengan ketiga rekannya yang lain, yakni Agus Munawir Kurniawan (21), Muhammad Juli (42), dan Muhammad Muntasim (48), sedang mengerjakan proyek pembangunan rumah di lantai dua.

Waktu itu, Dedi yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini pamit ke rekan-rekanya sekitar pukul 08.50 untuk mengambil adukan semen di lantai bawah.

Sepuluh menit berselang ternyata Dedi tak kunjung datang. Akhirnya untuk memastikan keadaan Dedi, Agus memutuskan untuk turun menyusul korban.

Alangkah terkejutnya Agus, pasalnya Dedi ditemukan dalam kondisi bersimpah darah di dalam kamar, sementara saat ditemukan itu kondisi Dedi sudah tidak bernyawa karena kondisi urat lehernya sudah terputus.

Setelah mengetahui kejadian itu, lantas Agus memanggil kedua rekannya. Selanjutnya perkara ini dilaporkan ke pihak kepolisian. "Korban dengan rekannya ini masih satu desa," jelasnya.

Menurut Suharno, berdasarkan kesaksian rekan kerja korban, selama ini korban memang mengalami gangguan kejiwaan.

Sementara korban juga sering bercerita ke rekan-rekanya, jika dirinya sering merasa dicari-cari orang hendak dibunuh.

"Korban ini sudah lama seperti itu, merasa dikejar-kejar orang," papar Suharno.

Suharno menduga perasaan ketakutan yang dialami korban ini bermula dari peristiwa pembegalan yang pernah dialaminya.

Berdasarkan keterangan rekan kerja korban, dulunya Dedi pernah membawa uang sebanyak Rp 15 juta.

Saat dalam perjalanan ternyata Dedi dibegal orang, sehingga uang yang dibawanya raib.

Berawal dari peristiwa itu, psikis korban terpengaruh dan mengaku sering ketakutan sendiri, meski di sekelilingnya tidak terjadi apa-apa.

"Akibat kejadian itu sepertinya korban mengalami depresi berat," ungkapnya.

Terkait dengan peristiwa bunuh diri ini Suharno memastikan jika kejadian tersebut murni bunuh diri.

Keyakinan Suharno ini mengacu hasil Tim Identifikasi Polres Bantul yang dibantu dokter dari Puskesmas Banguntapan.

"Dari hasil identifikasi itu memastikan jika korban bunuh diri. Keyakinan itu berdasarkan kondisi di sekeliling korban yang terkena berjakan darah. Sementara dari sidik jari yang terdapat di Mesin Circle juga sama dengan sidik jari korban," ulasnya.

Meskipun yakin jika korban bunuh diri, kini petugas Polsek Banguntapan masih mengumpulkan keterangan, terutama keterangan dari para saksi.

Sementara korban sendiri pasca kejadian langsung dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito.

"Penyelidikan tetap lanjut, barangkali nanti ada perkembangan," pugkasnya.

Ibu Hamil Pingsan Saat Terpergok Oleh Suami Selingkuh Dengan Adik Ipar.

Ibu Hamil Pingsan Saat Terpergok Oleh Suami Selingkuh Dengan Adik Ipar.

SEBARKANBERITA

Ibu-Hamil-Pingsan-Saat-Terpergok-Oleh-Suami-Selingkuh-Dengan-Adik-Ipar.


sebarkanberita.com - Seorang Ibu Hamil di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kepergok oleh suaminya sendiri saat tengah berselingkuh dengan suami adik kandungnya.

Tidak terima dengan perlakukan tersebut, sang suami menghajar adik ipar sang istri dan melaporkan keduanya ke Polsek Panakukang. Istri tidak setia itu diketahui bernama Hilda (37). Sedang adik ipar dan sekaligus menjadi selingkuhnya tersebut adalah Manto (38).

Keduanya kepergok selingkuh oleh suami Hilda, Heri (46), di rumahnya, Jalan Sermani 1, Kelurahan Tallo, kecamatan Panakukang. Sayang, saat aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian, Manto sudah melarikan diri.

Aksi perselingkuhan ini, terbongkar ketika Heri minta pamit ke luar rumah dengan alasan hendak berangkat keluar Kota Makassar untuk mengantar barang , Heri yang berprofesi sebagai seorang supir ini sangat terkejut menyaksikan peristiwa ini.

Namun sial, saat kembali kerumahnya, dia justru memergoki istrinya tengah berpelukan mesra dengan suami adik ipar nya di dalam kamar rumahnya.

Tidak terima dengan perlakukan istrinya, Heri menghajar Manto dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Untuk proses penyelidikan.Istri manto Sri Irawati (34) yang merasa kesal dengan sang kakak lantas melabrak Hilda bersama anggota keluarga lainnya , Hilda sontak pingsan di depan rumahnya saat itu juga.

Hilda adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah memiliki 1 anak, dan saat ini Hilda juga sedang mengandung anak ke 2 dan usia kandungannya saat ini sekitar 4 bulan, Hilda kini harus berurusan dengan polisi karena telah kepergok selingkuh dengan adik iparnya yang bernama Manto, di rumah nya sendiri.

Manto adalah seorang pengangguran dan selama beberapa tahun Manto di biayai oleh istri nya yang bekerja sebagai guru SD di wilayah tersebut, dan menurut informasi yang di dapat , Hilda dan Manto sudah berhubungan cukup lama dan tidak pernah ada yang curiga akan perbuatan mereka berdua.



Seorang Pencuri Meninggalkan Sebuah Surat Setelah Mencuri 2 Buah Ban Mobil. Isi Suratnya Pasti Bikin Anda Terharu ,

Seorang Pencuri Meninggalkan Sebuah Surat Setelah Mencuri 2 Buah Ban Mobil. Isi Suratnya Pasti Bikin Anda Terharu ,

SEBARKANBERITA




sebarkanberita.com -  Perekonomian yang buruk serta tidak adanya pekerjaan memang sering mendesak orang untuk melakukan aksi kejahatan seperti mencuri.

Mereka biasanya merancang strategi terlebih dahulu agar aksinya ini berjalan mulus. Selain itu juga agar mereka tidak tertangkap.

Tapi anehnya, pencuri yang satu ini justru tidak seperti itu. Ia justru terang-terangan mengakui kesalahannya yang telah mencuri dua ban pada sebuah mobil sedan yang sedang terparkir di sisi jalan.

Bahkan ia meninggalkan jejaknya dengan memberikan sebuah surat yang diselipkan pada wiper mobil.

Dan isinya sungguh mengharukan.

Seperti dikutip sebarkanberita.com, sang pencuri mengakui bahwa dia mencuri dua ban pemilik mobil itu karena terpaksa. Sebab ia harus menyiapkan sejumlah uang untuk melakukan pembedahan kakaknya, yang tidak diketahui mengidap penyakit apa.



Kepada Tuan:

Saya minta maaf atas sebab kekalutan mencari duit untuk biayai modal pembedahan kakak saya mengambil keputusan mengambil dan meminjam tayar.

Terima kasih, maafkan saya.� Demikian isi surat mengharukan itu.

Sampai tulisan ini diturunkan, tidak diketahui pasti kejadian ini terjadi di mana. Bagaimana menurut anda sobat sebarkanberita ?




Suami Mabuk Miras , Istri Sendiri Digorok Hingga Tewas.

Suami Mabuk Miras , Istri Sendiri Digorok Hingga Tewas.


SEBARKANBERITA


Suami Mabuk Miras , Istri Sendiri Digorok Hingga Tewas.


Minuman keras, baik berkadar alkohol sedang maupun tinggi selalu menjadi sumber masalah. Di Abepura Papua, seorang pria bernama Melky Makobal yang sedang mabuk berat, tega membunuh istrinya sendiri Susana Wamo (31 th). Sang istri dipotong lehernya hingga tewas di rumahnya di jalan Padang Bulan, Abepura Papua, hari Sabtu (1/10/2016). Usai melampiaskan amarahnya, Makobal kabur namun dalam kondisi masih teler atau mabuk berat.

Bahkan ketika Makobal lari dari kejaran polisi, seluruh wajah dan dadanya masih berlumuran darah, bekas cipratan darah sang istri yang ia potong lehernya. Dengan kondisi masih belum sadar dari mabuknya, pria ini terus mengigau tanpa menghiraukan peringatan polisi. Ia berjalan gontai dengan tubuh masih berlumuran darah, membuat suasana di daerah Padang Bulan Abepura Papua menjadi tegang.



Menurut sejumlah saksi mata, sebelum terjadinya pembunuhan, Makobal terlibat pertengkaran besar dengan istrinya Susana Wamo. Belum diketahui dengan pasti, pemicu pertengkaran, namun beberapa saat setelah pertengkaran mulut itu, warga mendengar teriakan minta tolong dari mulut Susana.

Warga yang mengetahui peristiwa ini tidak mampu berbuat banyak, takut, melihat Makobal yang mabuk itu sedang menghunus badik.

Menurut Yance Eha Ketua RT setempat, Susana dalam keadaan luka parah sempat melarikan diri mencari pertolongan ke jalan raya, namun diduga karena kehabisan darah, korban tersungkur ke jalan dan tewas seketika. Susana tewas dengan luka menganga pada lehernya akibat digorok Makobal.

Sementara Makobal sendiri menderita luka di kening kirinya ditikam Susana dengan pisau dapur.

�Kami sempat membawa Susana ke Rumah sakit namun nyawanya tak tertolong,� begitu Yance menuturkan peristiwa berdarah itu.




Kepolisian dari Mapolsekta Abepura, yang datang ke lokasi kejadian langsung membekuk Makobal dan membawanya ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilatarbelakangi minuman keras, sudah kerap terjadi dimanapun di negeri ini dan ujungnya selalu memakan korban jiwa. Karena itu, bercermin dari kasus Melky dan lainnya, ada baiknya memang perlu ada aturan yang lebih ketat dari pemerintah tentang peredaran minuman keras. Dan aturan tentang subyek yang menggunakannnya.

Di Cina, seorang pengendara mobil baru-baru ini dijatuhi hukuman mati, karena mengendrai kendaraan dalam keadaan mabuk. Pria itu menabrak pejalan kaki hingga menyebakan sedikitnya 5 orang tewas di tempat.



Ngakak , Ingin Gunakan Baju Seperti Wanita Kekinian, Cewek Ini Malah Jadi Bahan Tertawaan !!!

Ngakak , Ingin Gunakan Baju Seperti Wanita Kekinian, Cewek Ini Malah Jadi Bahan Tertawaan !!!

SEBARKANBERITA


Ngakak , Ingin Gunakan Baju Seperti Wanita Kekinian, Cewek Ini Malah Jadi Bahan Tertawaan !!!

sebarkanberita.com - Kalau sudah bicara soal fashion wanita memang tak pernah ada habisnya. Selalu saja ada keluaran-keluaran terbaru yang tentunya menarik untuk dipakai kaum hawa. Hal ini pun membuat anak-anak muda berbondong-bondong membeli baju keluaran terbaru agar dibilang anak kekinian.

Tapi sebelum membeli baju keluaran terbaru, sebaiknya kamu mempertimbangkan terlebih dahulu apakah baju itu cocok di tubuh kamu atau tidak.

Jangan sampai mengalami hal seperti perempuan yang satu ini. Niatnya ingin dibilang anak kekinian karena memakai baju trend baru, dia malah jadi bahan olokan para netizen.

Wajar saja, coba saja lihat fotonya di bawah ini. Kamu yang melihatnya pun mungkin turut meramaikan kolom komentar pada unggahan foto tersebut.

Foto unggahan akun komedi nyengir ini pun langsung dibanjiri komentar dari netizen.

�Ini pasti korban kekerasan rumah tangga, baju nya sobek2�,� tulis seorang netizen.

�Bajunya kurang bahannn,� sahut netizen lainnya.

Tak hanya wanita ini saja, tapi ada juga wanita lainnya yang sepertinya memaksakan kehendaknya.

Dilansir TribunSolo.com, seorang wanita mencoba bergaya ala anak kekinian, yakni dengan memakai choker. Tak sampai di situ, wanita ini juga tak lupa memoleskan riasan make up pada wajahnya.

Tapi sayangnya, bukan wajah cantik yang ia dapatkan justru terlihat mengerikan.

Bagaimana menurutmu?




Mario Teguh Pamit, Malam Ini di Kompas TV Terakhir Hiasi Layar Kaca

Mario Teguh Pamit, Malam Ini di Kompas TV Terakhir Hiasi Layar Kaca

SEBARKANBERITA


Mario Teguh Pamit, Malam Ini di Kompas TV Terakhir Hiasi Layar Kaca

 Mario Teguh pamit dan sampaikan salam perpisahan dengan pemirsa televisi se-Indonesia. Berikut penyampaian lengkapnya, Sabtu (1/10/2016).

Melalui akun Instagram yang terverifikasi miliknya, Mario Teguh menyampaikan salam perpisahan.
Penampilannya (taping) Mario Teguh Golden Ways malam ini di Kompas TV adalah penampilannya yang terakhir.

Meski demikian Mario Teguh berjanji akan terus menemani fansnya melalui layar gadget, laptop atau perangkat lainnya yang saat ini masih dalam pembicaraan oleh tim.

Apakah hal ini terkait dengan persoalannya dengan Ario Kiswinar Teguh?

Simak ini.

Sahabat saya yang baik hatinya,
Malam ini kita NOBAR TERAKHIR
MTGW - Saranghaeyo.
KOMPAS TV
Sabtu, 1 Oktober 2016
19:30 - 21:00 WIB.
Bersama ini atas nama MTSC Management Team dan Crew saya menyampaikan permohonan pamit untuk mengakhiri pelayanan motivasional Mario Teguh di layar televisi, yang keseluruhannya sudah hampir 11 tahun sampai hari ini.

Kami sudah menyampaikan pengunduran diri kami dari Kompas TV, sehingga hari Sabtu ini, 1 Oktober 2016 adalah episode MTGW terakhir yang akan tayang di Kompas TV.
Copyrights atas program MTGW tetap atas nama Mario Teguh.

Segenap Management Team MTSC dan saya menyampaikan rasa terima kasih yang dalam kepada sahabat-sahabat baik kami di Kompas TV dan semua pemirsa MTGW di Indonesia dan di manca negara.

Tahun ini saya sudah berusia 60 tahun dan sudah lama ingin istirahat dan lebih sering liburan pacaran dengan belahan jiwa saya, dan dengan polemik yang saat ini ada di publik - keputusan untuk istirahat dari pelayanan via layar televisi kami segerakan.

Masih ada 3 layar lagi yang bisa kami gunakan untuk tetap terhubung dengan Anda dalam bentuk-bentuk pelayanan yang juga inovatif, yaitu layar smartphone, layar tablet, dan layar laptop Anda.

Mohon Anda tunggu format pelayanan baru MTSC bulan depan, yang mudah-mudahan dizinkan oleh Tuhan untuk menjangkau Anda dengan lebih mudah di layar smartphones Anda.
Terima kasih atas persahabatan dan dukungan baik yang kami terima selama ini.
Terima kasih dan salam super!

Salam sayang dari Ibu Linna dan saya

Dalam pesannya tersebut tak ada penjelasan resmi apakah terkait polemik dengan pemuda yang mengaku sebagai anaknya yakni Ario Kiswinar Teguh, namun keputusan ini dirasa mendadak setelah berbalas pantun melalui pelaporan polisi dan somasi dengan kuasa hukum masing-masing.
Tanggapan beragam bermunculan.

"Yah hilang deh acara bagus mendidik dri tv indonesia. apapun pak yang terbaik pokoknya! God Bless!" Tulis akun @itaicup.

"Yah sedih," imbuh @meymangedaby.

"Pak mario ttp menjadi orang yg menginspirasi dlm banyk hal.......bahagia selalu bersama keluarga pak mario....God bless you and fam......love you pak mario," ungkap @vieraleny_mirontoneng.
Ada pula yang berpendapat berbeda.

"YES... finally diputus kontrak juga.. tp bilangnya mengundurkan diri.. biar ga malu2in kali ya.. tp masih ada aja yg suka.. *mikir* untung saya masih waras.." Tulis @daffa.permana.





JAMBI - Pembunuh Eka Sabmika Pegawai Honorer Cantik Akhirnya Ditangkap.

JAMBI - Pembunuh Eka Sabmika Pegawai Honorer Cantik Akhirnya Ditangkap.

SEBARKANBERITA


JAMBI - Pembunuh Eka Sabmika Pegawai Honorer Cantik Akhirnya Ditangkap.

JAMBI -  Pembunuh Eka Sabmika seorang honorer yang difungsikan sebagai staf TU SMPN 4 Betara, Tanjung Jabung Barat, berhasil diringkus.

AKBP Kuswahyudi Tresnadi selaku Kabid Humas Polda Jambi membenarkan hal ini.

Dia mengatakan tersangka ditangkap Jumat (30/9/2016) siang di Kecamatan Betara.

"Untuk berapa orang belum tahu pasti. Yang jelas ada pelaku pembunuhan staf TU yang ditangkap tadi siang," ungkapnya.

Sebelumnya, dari pemeriksaan dokter di Rumah Sakit Daud Arief, ada sejumlah luka bekas tusukan pada korban.

Luka tusukan itu berada di beberapa tubuh korban.

"Luka tusukannya dalamnya hampir-hampir sama, dibeberapa bagian tubuhnya," ujar Dokter di IGD RSUD Daud Arief kepada awak media.

Seperti diberitakan, Eka Sabmika binti Misra, seorang pegawai honorer di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Sungai Haji Desa Sungai Terap Kecamatan Betara, Tanjung Jabung Barat menjadi korban penusukan seorang pria tak dikenal saat akan pulang ke rumah, Kamis (29/9) sekitar pukul 12.00 Wib.

Wanita berparas cantik tersebut meninggal dunia akibat sejumlah luka di sekujur tubuh.

Informasi yang diperoleh Tribun, sebelum terjadinya aksi sadis tersebut, korban sempat terlihat percekcokan dengan seorang pria di pinggir jalan.

Peristiwa yang sempat dilihat warga itu terjadi begitu cepat, pelaku pun langsung melarikan diri.

Keterangan beberapa warga yang tak mau ditulis namanya menyatakan sempat terjadi dialog antara korban dan pelaku.

Saat itu, korban yang akan pulang dengan menggunakan sepeda motor didatangi seorang pria.

Saat cekcok, korban terlihat berusaha menghindar dari pria tersebut dan berusaha mengambil sepeda motornya.




Dua Pelajar SMP di Majalengka Bunuh Teman Karena Hutang Sebesar Rp 30rb Tak Kunjung Dibayar.

Dua Pelajar SMP di Majalengka Bunuh Teman Karena Hutang Sebesar Rp 30rb Tak Kunjung Dibayar.

SEBARKANBERITA


Dua Pelajar SMP di Majalengka Bunuh Teman Karena Hutang Sebesar Rp 30rb Tak Kunjung Dibayar.

MAJALENGKA - Dua pelajar SMP di Majalengka, Jawa Barat, tega membunuh temannya karena dendam setelah dimarahi orangtua korban. Keduanya ditangkap polisi, Jumat (30/9/2016).

Terungkapnya kasus pembunuhan ini merupakan pengembangan dari penemuan mayat pria tanpa identitas di tengah sawah di Blok Kalujuran, Desa Cieurih, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa (27/9/2016).

Belakangan, korban diketahui bernama Gharin (14). Pelaku pembunuhan adalah ML dan END, pelajar salah satu SMP negeri di Majalengka. Pelaku dan korban berasal dari sekolah yang sama.

Motif pembunuhan karena kedua pelaku menaruh dendam terhadap Gharin, yang memiliki hutang sebesar Rp30 ribu kepada pelaku , namun tidak kunjung melunasi utangnya.

Karena tak dibayar oleh Gharin, kedua tersangka pun menagih utang ke orangtua korban. Namun, bukannya dibayar, keduanya malah dimarahi. Akhirnya, kedua pelaku dendam.

Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Andhika Fitransyah mengatakan, kronologi pembunuhan itu berawal saat kedua pelaku mengajak korban ke sawah pinggir kebun jambu batu Blok Lamping, RT 02 RW 05, Desa Cieurih, Kecamatan Maja. Kabupaten Majalengka, Senin (26/9/2016).

Begitu sampai di lokasi, lanjut dia, kedua pelaku diduga melakukan pembunuhan secara bersama-sama terhadap korban, pukul 12.00 WIB. Jasad korban baru ditemukan warga, Selasa (27/9/2016) pukul 10.00 WIB.

"Korban dibunuh karena di bagian lehernya ada bekas sabetan benda tajam dan matanya terluka akibat pukulan benda tajam," ujarnya.



Follow by Email