Khamis, 7 Februari 2013

Unik, Bayi Dilahirkan dengan 30 Tulang Patah

Unik tapi Nyata - Millie Simpson lahir dengan kondisi tidak normal. Ada 30 tulang Millie yang patah ketika ia keluar dari rahim ibunya, Stevie Simpson. Berdasarkan hasil pemindaian atau scan kala Millie Simpson berada dalam kandungan, anak kedua ini mengalami kerapuhan tulang.


"Akibatnya, tiap kali si ibu bergerak, Millie yang masih dalam kandungan mengalami patah tulang," tulis Mail Online, Ahad, 27 Januari 2013.

Dokter mengatakan banyak tulang Millie yang mengalami keretakan, bahkan patah. Mereka pun tak yakin jika Millie akan lahir dalam keadaan hidup. Untuk Millie bernapas saja, dokter menyangsikannya. Sebab, ia telah mengalami patah tulang rusuk waktu dalam kandungan.

Tak cuma itu. Tim dokter pun percaya tubuh Millie telah hancur. Mereka pun menyarankan sang ibu untuk menggugurkannya. "Tapi Stevie Simpson menolak opsi itu. Ia ingin memberikan putrinya kesempatan untuk lahir."

Keputusan Stevie Simpson untuk melahirkan Millie dengan operasi caesar tidak salah. Si bayi sukses lahir dalam kondisi hidup. Bahkan, ia menangis kencang waktu keluar dari perut ibunya.

Sayangnya tulang Millie Simpson masih tergolong rapuh. Ia baru mampu duduk di umur delapan pekan. Dan pada umur dua tahun, Millie masih tidak bisa berdiri dengan kaki sendiri. Kata dokter, bobot badan Millie Simpson dapat mematahkan kedua kakinya.

"Dia seperti boneka keramik yang hidup," kata si ibu. "Tumbukan kecil saja dapat membuat tulang Millie patah." Untuk memperkuat tulang Millie Simpson, orang tua dan tim dokter memberikannya terapi kalsium serta fisioterapi. Perlahan, kepadatan tulang Millie semakin membaik.

Sebelum dokter mendeteksi kelainan pada tulang Millie Simpson, sang ibu sudah curiga bila ada kesalahan pada kehamilannya. Sebab, ukuran perut Stevie Simpsons ketika itu tak sebesar kehamilan pertama. "Tapi kala itu, saya belum curiga bila ada yang tak beres dengan Millie," ujarnya.

Kini Millie Simpson sudah bisa duduk di pangkuan sang ibu. Karena masih mengalami kerapuhan tulang, tangan kirinya masih terbalut gips. (Manusia Unik)


Peraturan Aneh untuk Wanita di Beberapa Negara

Unik tapi Nyata - Paris baru-baru ini mencabut aturan berusia 200 tahun yang melarang wanita mengenakan celana panjang. Meski sejak abad ke-20 banyak wanita Prancis mengenakan celana panjang, sejatinya aturan itu masih berlaku, hingga Menteri Urusan Hak-hak Perempuan Prancis, Najat Vallaud-Belkacem, mencabutnya.


Prancis bukan satu-satunya negara yang masih memiliki peraturan kuno bagi kaum wanita. Di beberapa belahan dunia, masih ada aturan aneh menyangkut kaum wanita yang masih berlaku hingga saat ini.

Sebuah hukum di Florida, Amerika Serikat misalnya, melarang perempuan untuk mengikuti olahraga terjun payung pada hari Ahad. Wanita lain didenda untuk tertidur di bawah pengering rambut di salon. Sebuah peraturan di Cleveland, Ohio, melarang perempuan mengenakan sepatu kulit.

Berikut ini sejumlah aturan aneh bagi kaum wanita yang berlaku di beberapa tempat:

1. Di South Carolina, adalah legal untuk memukul istri di tangga pengadilan pada hari Ahad.

2. Dalam Connersville, Wisconsin, selama berhubungan intim, merupakan pelanggaran hukum bagi seorang pria yang meletuskan senjatanya sementara sang wanita tengah mencapai orgasme.

3. Di Jeddah, Arab Saudi, perempuan dilarang menggunakan kolam renang di hotel sejak tahun 1979.

4. Di Samoa, adalah kejahatan untuk melupakan ulang tahun istri sendiri.

5. Di Bahrain, dokter pria secara hukum boleh memeriksa alat kelamin wanita, tapi melalui cermin.

6. Di Alexandria, Minneapolis, adalah ilegal bagi seorang pria untuk melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita dengan bau sarden dalam napasnya.

7. Di Thailand, wanita dilarang keluar rumah tanpa pakaian dalam (Dunia Unik)

Pramugari Dipecat, Gara-Gara Acungkan Jari Tengah

Unik tapi Nyata - Seorang pramugari maskapai Rusia, Aeroflot, yang memposting foto dirinya mengacungkan jari tengah pada penumpang, dipecat oleh perusahaan. Pembelaan dirinya dianggap angin lalu maskapai terbesar di negeri bekas Uni Soviet itu.


Tatiana Kozlenko, nama pramugari itu, awalnya hanya memasang foto itu di halaman pribadinya di Vkontakte, salah satusitus jejaring sosial paling populer di Rusia. Namun dalam beberapa jam foto - yang hanya menunjukkan lengan seorang pramugari memberikan jari tengah ke arah kabin pesawat penuh penumpang - meraup puluhan tanda "like".  Penyebaran gambar menjadi "sangat liar" setelah dipindahkan ke Twitter oleh beberapa pengguna. Ratusan warga Twitter kemudian me-retweet foto itu.

Para pejabat maskapai penerbangan Aeroflot segera memerintahkan penyelidikan, dan akhirnya menemukan dari mana foto-foto itu berasal: akun jejaring sosial Kozlenko.

Aeroflot - yang mengumumkan pemecatan pada akun Twitter mereka - mengatakan foto ini menunjukkan sikap Tatiana terhadap penumpang dan tugasnya. "Dia mengakui kesalahan ketika dia berbicara dengan manajernya," katanya.

Kozlenko menyatakan tangan dalam foto itu bukan dirinya. Dia juga mengaku foto itu bukan diambil di pesawat milik maskapai tempatnya bekerja, karena ia hanya men-tag dirinya di foto seseorang. "Saya tidak bersalah! Foto itu ditambahkan ke halaman saya karena saya men-tag diri saya. Bukan tangan saya, pesawat itu juga bukan maskapai saya! Saya tidak mengerti mengapa mereka merusak hidup saya.  Saya meminta bantuan dan dukungan Anda," katanya di situs pribadinya.

Kozlenko bukanlah yang pertama mendapat masalah atas gerakan tangannya. Remaja Penelope Soto dipenjara selama tiga puluh hari setelah ia melakukan hal yang sama pada seorang hakim. Ia melakukannya setelah hakim menggandakan jumlah hukumannya atas kasus obat-obatan terlarang.



Akibatnya ia diseret kembali ke depan hakim dan diberi hukuman penjara untuk menghina pengadilan.

Wanita Prancis Pernah Dilarang Memakai Celana

Unik tapi Nyata - Prancis boleh menjadi kiblat mode, namun ternyata larangan bagi kaum wanita mengenakan celana panjang baru dicabut bulan ini. Menteri Prancis untuk Hak-hak Perempuan, Najat Vallaud-Belkacem, mencabut larangan itu secara resmi awal pekan ini. Sebelumnya, berdasar aturan yang sudah berusia 200 tahun itu, kaum wanita yang bekerja di instansi resmi dilarang mengenakan celana panjang.


"Aturan ini dulu dibuat bertujuan pertama-tama untuk membatasi akses perempuan bekerja di ranah publik dan mencegah mereka untuk tidak berpakaian dengan cara laki-laki," katanya. Namun, pada perkembangannya, katanya, aturan ini tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, dan inilah yang melatari pencabutan itu.

Dulu, wanita yang hendak mengenakan celana panjang harus meminta izin dari polisi. Aturan tersebut direvisi untuk memungkinkan perempuan memakainya ketika bersepeda atau berkuda. Amandemen dilakukan pada tahun 1892 dan 1909, sehingga wanita bisa naik sepeda atau kuda dengan nyaman.

Pada tahun 1946, aturan tetap dipertahankan, bahkan setelah wanita dinyatakan sama dengan laki-laki dalam Konstitusi Prancis. Seiring berjalannya waktu, lebih banyak perempuan mengenakan celana panjang. Sejak abad 20, wanita Prancis jadi "pelanggar" aturan itu secara berbarengan.

Pada 2010, anggota parlemen melontarkan gagasan untuk mencabutnya. Prefektur Paris juga mengatakan, hukum itu sudah tidak relevan dengan zaman dan tidak layak dipertahankan.

Akhirnya, pemerintah mendengarkan dan secara resmi mengakhiri larangan itu. (Manusia Unik)

Pernikahan Terawet di Dunia

Unik tapi Nyata - John Betars dan Ann Betars tak menyangka akan awet mengayuh biduk rumah tangganya. November tahun lalu, mereka telah 80 tahun hidup bersama. Pasangan ini akan menerima gelar pernikahan terawet di dunia untuk 2013.



Penghargaan ini diberikan oleh Worldwide Marriage Encounter, sebuah lembaga perkawinan Kristen yang berbasis di San Bernardino, California. Rencananya penghargaan itu akan diberikan Sabtu nanti, waktu setempat di rumah cucu mereka.

John (101 tahun) dan Ann (97 tahun) dulu dibesarkan di sepanjang jalan di Bridgeport. John dulu mengantar Ann sekolah. Mereka saling jatuh cinta. Sayang, hubungannya tak direstui oleh orang tua Ann. Ayah Ann, sudah menentukan jodoh buatnya. Namun mereka kawin lari dan tinggal di New York. John lalu membuka took kelontong buat menghidupi keluarganya.

Apa rahasia pernikahan yang awet ini ? "Kami tak punya resep, namun ada sedikit aturan sederhana," kata John. Aturan yang dia maksud adalah hidup dengan kepuasan, tak memaksakan diri dan mengikuti arus. Menurut Ann, rahasia yang membuat mereka awet adalah keluarga. "Keluargalah yang membuat makna apa itu hidup," ujarnya. Dia merasa beruntung bisa hidup panjang dan merasa sangat puas bisa melihat cucu dan cicitnya tumbuh. "Keluargalah yang membuat kami tetap hidup. Karena kami hidup buat mereka," kata John.

Dengan aturan sederhana itu, mereka sudah memiliki 5 anak, 14 cucu dan 16 cicit. Sayang, dua anak mereka malah lebih dulu meninggal sat usia di rentang 60-an tahun. Mereka kini tinggal di tepi pantai Fairfield. (Manusia Unik)

Follow by Email