Info Lucu dari Dodit Mulyanto Comic Suci4 + video - "AN5EL"

Latest

Dari Berbagai Sumber :)

Selasa, 10 Jun 2014

Info Lucu dari Dodit Mulyanto Comic Suci4 + video


Hai guys! Iya kamu! Selamat malam penduduk! Kalimat-kalimat itu kini populer setelah Dodit Mulyanto, peserta Stand Up Comedy Indonesia (Suci) 4 Kompas TV, sukses memopulerkannya.

Dalam setiap penampilan di Suci 4, Dodit membawakan sapaan-sapaan baru, yang kini telah jarang digunakan masyarakat. Kerabat, penduduk, masyarakat, telah sangat jarang digunakan. Ini seakan Dodit ingin mengembalikan sapaan santun, yang jarang digunakan.

Itulah yang membuat penampilan Dodit selalu dinanti. Dan ketika Dodit close mix, atau tereleminasi dari Suci 4, ungkapan kekecewaan terus berdatangan di akun twitter Dodit dan Stand Up Comedy Kompas TV.

Dodit pria kelahiran Blitar, 30 Juni 1985 itu masih tampak lugu, polos dan apa adanya sehingga dengan modal itu saja sudah menjadi daya tarik tersendiri. Dia alumni FKIP Geografi UNS Solo dan mengajar di  SMP Santa Clara Surabaya sejak 5 tahun silam.

Dodit gagal melanjutkan ke 4 besar  Suci 4 di Kompas TV. Kini, Dodit seakan menjadi bintang baru di dunia entertainment. Bahkan setelah close mix, Dodit mengaku telah mendapat tawaran kontrak di dunia entertainment. "Ya ada beberapa yang menawarkan kontrak," kata Dodit, tanpa memberi informasi siapa saja yang menawarkan kontrak itu.

Dodit juga turut membesarkan nama Suci 4. Banyak masyarakat yang menyaksikan Suci 4, karena penasaran dengan penampilan Dodit usai melihat videonya di Youtube. Penampilan Dodit selalu menjadi favorit. Bahkan Dodit berhasil memecahkan rekor Youtube Suci. Selama tiga gelaran Suci tidak pernah menembus angka 1 juta viewers. Sedangkan Dodit, di tujuh penampilannya yang diunggah di Youtube, lima penampilan tembus angka 1 juta viewers, sedangkan dua penampilan lainnya menembus angka 2 juta viewers. Followers @Dodit_Mulyanto sendiri tembus angka 132.000.

Penampilannya yang lugu, bicaranya yang kalem dan kental medok Jawa, serta aksinya bersama biola, membuat Dodit sering keluar menjadi peserta favorit pilihan pemirsa. Dodit membawakan haluan Stand Up Comedy yang berbeda dengan lainnya. Dia tidak berteriak-teriak, atau bergoyang-goyang di atas panggung, dan tak pernah mengeluarkan urat leher saat pentas. Dia tetap dengan karakternya.

"Ada dua jenis Stand Up, pertama yang memberikan edukasi pada pemirsa, dan yang kedua, hai guys ini loh lucu. Untuk yang pertama kayaknya terlalu muluk. Saya pilih yang kedua," kata Dodit. Menurut pria asal desa (Blitar) 'yang memegang erat budaya Eropa itu', tidak menyangka bisa seperti sekarang ini.

Bagi Dodit, Stand Up merupakan hobi, jika bisa masuk televisi dan dikenal, itu hanyalah bonus. "Ini dikarenakan, dalam Stand Up jangan terlalu berharap bisa meraup uang banyak. Karena nanti bisa stres sendiri," kata pria kelahiran 30 Juni 1985 itu.

Dodit hanya belajar Stand Up selama satu tahun. Dia bergabung di Komunitas Bdigasan, yang merupakan anggota Stand Up Comedy Surabaya. "Stand Up itu susah, karena berdiri sendiri dan harus membuat orang tertawa. Berbicara sendiri diketawain orang banyak, kayak orang edan," kata Dodit.

Dodit tampil lebih beda dengan biola. Sejak kecil, menurut Dodit, dia memang suka bermain biola. "Sudah sejak kecil dulu, diajari bapak saya. Terus kursus biola," kata alumnus FKIP Geografi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo tersebut. Tidak hanya biola, Dodit juga bisa bermain gitar, piano, dan alat musik lainnya.

Ternyata kehidupan Dodit di kehidupan biasa, dan saat tampil tidak jauh berbeda. Cara bicara Dodit yang pelan dan lugu itu, sama seperti di kehidupan sehari-harinya. Seperti yang diungkapkan Talita Dyah, pacar Dodit. "Mas Dodit ya seperti itu kesehariannya, sering melakukan kelakuan lucu seperti itu. Ngomongnya juga seperti itu," kata Talita.

Talita pun juga tak menyangka Dodit bisa terkenal seperti saat ini. Awalnya Dodit hanya lah seorang guru di SMP Santa Clara Surabaya. Sudah lima tahun Dodit mengajar di SMP Santa Clara. Dia masih tinggal di tempat kos di kawasan Ngagel Surabaya. Tidak pernah terbesit di pikiran Talita, Dodit akan menjadi artis. "Ikut senang juga Dodit bisa seperti sekarang ini," kata Talita.

Namun terkadang Talita juga cemburu ketika melihat Dodit dikerubungi penggemarnya, dan banyak dirayu di twitter. "Ya wajar sih, saya sering jealous juga. Tapi saya mengerti, kan Dodit sekarang banyak penggemarnya," kata Talita. Talita berharap agar Dodit tetap menjadi Dodit yang dia kenal selama ini.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Silahkan komentari