Sabtu, 3 Mei 2014

Profil dan Biodata Hossein Mousavi

Profil dan Biodata Hossein Mousavi
Mir-Hossein Mousavi dikenal sebagai seorang politisi dan akitivis gerakan reformasi Iran. Selain itu, ia juga merupakan seorang seniman dan arsitek. Selama beberapa tahun ia menjabat sebagai presiden Akademi Seni Iran hingga pada tahun 2009 ia dicopot dan digantikan oleh orang lain. Mousavi pernah mengabdi sebagai Perdana Menteri Iran pada tahun 1981 hingga 1989.
Reformis bernama lengkap Mir-Hossein Mousavi Khameneh ini lahir pada 2 Maret 1942 di Khameneh, Azerbaijan timur, Iran. Ayahnya bernama Mir-Ismail, seorang pedagang teh dari Tabriz. Setelah lahir dan besar di Khameneh, Mousavi dan keluarga pindah ke Teheran setelah lulus dari sekolah menengah atas pada 1958. Mir-Hossein Mousavi meraih gelar sarjananya dari National University of Tehran (yang sekarang bernama Shahid Behesti University) dalam bidang arsitektur dan kemudian gelar master dari tempat yang sama, namun kali ini ia lebih fokus untuk mempelajari arsitektur Iran.


BIODATA
Nama Lengkap : Hossein Mousavi
Alias : Mir Hossein Mousavi Khameneh | Mousavi
Profesi : -
Agama : Islam
Tempat Lahir : Khameneh, Iran
Tanggal Lahir : Senin, 2 Maret 1942
Zodiac : Pisces
Warga Negara : Iran
Istri : Zahra Rahnavard
Anak : Kokab, Narges, Zahra

Koleksi Foto [Hossein Mousavi]

Surat Termahal di Dunia

Surat Termahal di Dunia - Surat yang ditulis pada tahun 1912 dari atas Kapal Titanic terjual dalam lelang dengan harga fantastis, yaitu 119 ribu Poundsterling atau sekitar Rp 2,3 miliar. Surat tersebut ditulis oleh penumpang selamat Esther Hart dan anak perempuannya Eva, delapan jam sebelum kapal menabrak gunung es di Samudra Atlantik.



Surat tersebut terjual pada Andrew Aldridge. Ia mengatakan surat tersebut sangat unik hingga ia memutuskan memperjuangkannya. ''Surat itu sangat langka, surat itu ditulis di Titanic, di Atlantik Utara,'' kata Hart.

Surat tersebut ditulis dalam kertas putih yang bertuliskan ''Di atas RMS Titanic'' sebagai header kertas. Surat tersebut ikut selamat karena berada dalam kantong jaket milik suaminya. Benjamin, suami Hart memberikan jaket itu pada Hart untuk menghalau dingin. Sementara Benjamin sendiri tewas bersama sekitar 1500 korban lainnya.

Surat itu ditujukan untuk ibu Hart, Chadwell Heath yang berada di London Timur. Surat tersebut terjual dalam lelang Henry Aldridge & Son of Devizes di Wiltshire, Sabtu (26/4).

Dalam surat tersebut, Hart menulis bahwa mereka sangat menikmati penjalanan. Meskipun ia mengalami sedikit mabuk laut dan sulit makan. Namun, Hart menyebutnya sebagai perjalanan yang luar biasa.

Sebenarnya, ketuk palu keputusan lelang menghargainya sekitar 101 ribu Poundsterling. Hanya saja dengan biaya tambahan, menjadi 119 ribu Poundsterling. Jumlah ini menjadi rekor baru untuk sebuah surat Titanic.

Kenangan akan kapal tersebut saat ini menjadi bisnis besar. Menu pada saat kejadian sebelumnya juga terjual dalam lelang dengan harga 76 ribu Poundsterling (sekitar Rp 1,4 miliar).  Sementara biola yang dimainkan di sana dihargai 900 ribu Poundsterling atau setara sekitar Rp 17 miliar.
(Unik tapi Nyata)

Lomba Membuat Makanan Astronot

Lomba Membuat Makanan Astronot - Seorang Astronot dari Inggris mengadakan lomba membuat makanan. Tim Peake, meminta anak-anak sekolah untuk menciptakan makanan ruang angkasa untuknya.
�Makanan yang ada di International Space Station (ISS) kurang enak dan seharusnya bisa sedikit lebih enak, walaupun bergizi tetapi lembek, kurang rasa dan teksturnya sangat kurang,� kata Tim seperti yang dilansir BBC, Jumat (2/5).



Tim berkata, pemenang dari lomba tersebut akan diminta untuk mengembangkan gagsannya lebih lanjut bersam dengan koki terkenal di Inggris yaitu Heston Blumenthal. Hal mengenai gizi, unsur kesehatan dan unsur budaya Inggris akan dipertimbangkan oleh para dewan juri.

�Tentunya anda tidak ingin pasta yang lembek dan pastinya lebih menginginkan suatu makanan yang bertekstur dan reyah untuk menciptakan kenangan atas makanan yang ada di Bumi,� lanjut Tim.
Tim berharap akan ada anak sekolah yang bisa menciptakan makanan yang lebih enak dan dapat diusulkan menjadi makanan tetapnya selama menjalankan misi di ISS selama enam bulan.

Upaya itu ditempuh dengan menggelar sebuah kompetisi di kalangan anak sekolah untuk merancang makanan yang enak dalam misinya ke Stasiun Ruang Angkasan Internasional, ISS, tahun depan.

Hampir keseluruhan makanan yang ada di ISS lebih dulu dikeringkan dan disimpan dalam kantung kedap udara untuk mengurangi ruang dan berat. Kemudian, para awak menambahkan air ke kantung makanan tersebut dan dimakan langsung dari kantungnya atau menggunakan sedotan. (Unik tapi Nyata)

Follow by Email