Rabu, 1 Jun 2016

Begitu Bangun, Suami Meninggal Dan Istri Harus Diamputasi, Hanya Karena�

Narayana 734 - Suami ini diantar pulang ke rumahnya karena mabuk ketika makan malam dengan teman � temannya. Dengan kondisi yang sudah tertidur, istrinya pun membaringkan dia di atas ranjang. Setelah membersihkannya, dia pun ikut berbaring di sebelah suaminya karena khawatir suaminya kedinginan, dan supaya suaminya tertidur pulas, dia menempatkan siku kanannya di bawah kepala suami, dan mereka pun tertidur dengan posisi ini.
Terbangun pada pukul 8 pagi, istrinya merasa siku kanan dan jarinya membengkak luar biasa, kulitnya berubah menjadi ungu dan dia mendorong suaminya dengan tangan kirinya, dan diapun merasa tubuh suaminya kaku dan dingin. Dia bergegas memeriksa nafas di hidungnya dan, suaminya sudah meninggal?

Percayalah! Posisi tidur seperti ini dapat merengut nyawa kita.
 
 Dokternya berkata siku kanan wanita ini sudah kehilangan rasa, dan jika tidak dilakukan amputasi, racun dari lengan kanannya akan menyerang bagian tubuh lain, seperti gagal ginjal akut akan terjadi, bahkan kematian.
Suami tidur di lengan istri dan lengannya harus diamputasi? Bagaimana bisa terjadi? Para dokter menyarankan, jangan tidur di atas lengan dalam jangka waktu yang lama, mempengaruhi aliran darah, saat inilah kamu harus mengganti posisi. Kalau lengan kita terus ditekan, dalam jangka waktu yang lama tanganmu akan kebas dan akhirnya terjadilah kekurangan darah dalam lengan kita.
Dan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika mabuk adalah :

1. Langsung Tidur : setiap 2 jam sekali harus membangunkan dia dan minum air, sampai dia sadar kembali.

2. Mandi : Jangan mandikan dengan air panas atau air dingin, itu dapat menambahkan kadar alkohol dalam tubuhnya.

3. Minum Obat Penyadar : obat penyadar dapat membuat orang sadar sementara, tapi akan memperpanjang mabuknya, disarankan untuk minum air putih dalam jumlah yang banyak.

4. Menghembuskan Nafas Setelah Mabuk : Ada orang yang berkata kalau kita menghembuskan nafas setelah mabuk akan membuat kita kembali sadar. Sebenarnya cara ini hanya akan mempercepat hilangnya panas tubuh, sakit kepala, muntah, bahkan stroke pada bagian wajah.

Share ini untuk memperingatkan teman � temanmu�(Cerpen)

0 komentar:

Catat Ulasan

Silahkan komentari

Follow by Email