Sabtu, 15 Oktober 2016

Lagu Bertema Poligami Heboh Di Medsos Dan Memperoleh Kecaman Netizen, Ini Dia Videonya !

Lagu Bertema Poligami Heboh Di Medsos Dan Memperoleh Kecaman Netizen, Ini Dia Videonya !

SEBARKANBERITA


Lagu Bertema Poligami Heboh Di Medsos Dan Memperoleh Kecaman Netizen, Ini Dia Videonya !

JAKARTA -  Pecinta  musik dangdut dikagetkan kemunculan lagu berjudul Poligami.
Lagu yang diunggah di Youtube sejak 12 Oktober 2016 ini dinyanyikan oleh King Dut ini banyak dikecam netizen.

Simak saja penggalan lirik lagunya yang dinyanyikan King Dut dan diciptakan Tjahjadi & Ishak ini :

Asyiknya kalau kita bisa poligami
Istri setiap hari bisa gonta-ganti
Asyiknya kalau kita bisa poligami
Ku kawin sana dan juga ku kawin sini

Kebanyakan netizen menyayangkan dengan lirik lagu tersebut yang dianggap menganjurkan orang untuk berpoligami.

Berikut ini komentar netizen :

Stef Jn2 hours ago (edited)
Lagu sampah..!! persis seperti lirik lagu dan mental pencipta lagunya. nonton ini gara-gara liat Berita LINE. nyesel gue buang bandwidth.

MrVideobajakan
Ini lagu ko anjurin poligami ya - aduh ngajarin ga bener

Richie Iddwen
Interludenya kayak Pemberi Harapan Palsu TrapDut Remix



Ini Kronologi Penangkapan Sadikin Jagal dari Barru, Yang Memengal Kepala Korbannya Lalu Menguburnya Dibelakang Kandang Kambing.

Ini Kronologi Penangkapan Sadikin Jagal dari Barru, Yang Memengal Kepala Korbannya Lalu Menguburnya Dibelakang Kandang Kambing.

SEBARKANBERITA



Ini Kronologi Penangkapan Sadikin Jagal dari Barru, Yang Memengal Kepala Korbannya Lalu Menguburnya Dibelakang Kandang Kambing.

BARRU -- Sadikin tersangka pembunuh m Arti alias Ohara akhirnya dibekuk di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (15/10/2016) pukul 21:50 wita.

Sadikin ditangkap saat keluar di tempat persembunyiannya.

Sempat melawan dengan badik, ia akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas di kaki pelaku.

"Ia sempat melakukan perlawanan, akhirnya langsung ditembak di bagian kaki oleh anggota," jelas Kasat Reskrim Polres Barru AKP Nasri saat ditemui di Mapolres Barru, Jl Cakalang, Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Minggu (16/10/2016).

Setelah disekap, Sadikin akhirnya mengakui perbuatannya sebagai pembunuh Ohara.

"Saat ini dia mengaku sebagai pembunuh tunggal Ohara," kata Nasri.

Sebelumnya Sadikin sempat berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi.
Polisi awalnya melakukan pengejaran di Sorong Papua, kemudian di Jawa Timur, dan terakhir di Balikpapan Kalimantan Timur.

Tim khusus gabungan Polres Barru bersama Polda Sulsel sebelumnya dikirim sejak 23 dan 24 September lalu.

"Kemarin hanya 4 orang dikirim kemudian ditambah hingga 7 orang, mereka juga dibantu oleh polda masing-masing Provinsi yang sempat jadi daerah pengejaran pelaku," kata Nasri.

 Sadikin pelaku pembunuh Muh Arti alias Ohara telah ditangkap oleh polisi di Balikpapan Kalimantan Timur, Sabtu (15/10/2016) tadi malam.

Tim gabungan polres Barru dan Polda Sulsel akhirnya berhasil mengamankan pelaku selama kurang lebih 1/2 bulan.

" tadi malam dia ditangkap oleh tim gabungan polres Barru dan Polda yang telah dikirim sejak 24/9 lalu," kata Kasat Reskrim Polres Barru Nasri ke sebarkanberita.com, Minggu (16/10/2016).
Kepala Ohara pun telah ditemukan berdasarkan petunjuk dari Sadikin.

Sadikin menguburnya di belakang kandang kambingnya di Mallawa, Kecamatan Mallusetasi.
Sebelumnya Kepala Ohara dipenggal oleh Sadikin dan mengubur tubuh Ohara di belakang kandang sapi milik warga.



Tolak Berhubungan, Wanita Bersuami Ini Tewas Dibunuh Oleh Selingkuhan.

Tolak Hubungan Badan, Wanita Bersuami Ini Tewas Dibunuh Oleh Selingkuhan.

SEBARKANBERITA

Tolak Hubungan Badan, Wanita Bersuami Ini Tewas Dibunuh Oleh Selingkuhan.

MAKASSAR - Siapa bermain api pasti akan terbakar, pepatah itu layak dialamatkan pada wanita muda bernama Irma Wati (23).

Pasalnya , warga Maros, Sulawesi Selatan itu tewas mengenaskan di tangan selingkuhannya Iwan yang (22). Ironisnya lagi, pelaku juga merupakan pacar dari Adik korban.

Isak tangis histeris keluarga pecah saat jenazah korban pembunuhan sadis  tiba di kediamannya di Jalan Mangga, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/10/2016).

Kasus perselingkuhan yang berujung maut ini terungkap, setelah polisi berhasil mengungkap kasus  kematin seorang wanita muda yang di temukan tewas tanpa identitas  di semak-semak  Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai dua hari lalu.

Pelaku sendiri ditangkap setelah aparat kepolisian  memeriksa beberapa saksi yang  kerap melihat pelaku  mengantar korban menggunakan kendaraan roda dua.

Menurut pelaku, dirinya dan korban  telah menjalin hubungan gelap selama dua tahun  lalu. Bahkan pelaku mengaku telah berhubungan badan dengan korban itu sebanyak dua kali sebelum korban menikah.

Dan pembunuhan itu terjadi karena korban menolak ajakan pelaku untuk berhubungan badan yang ketiga kalinya.  "Saya tersinggung dengan penolakan korban hingga akhirnya emosi dan membunuhnya," ujar pelaku.

Meninggal di Atas Pelaminan, Akun Facebook Pengantin ini Kebanjiran Ucapan Doa Dan Duka dari Netizen

Meninggal di Atas Pelaminan, Akun Facebook Pengantin ini Kebanjiran Ucapan Doa Dan Duka dari Netizen

SEBARKANBERITA


Meninggal di Atas Pelaminan, Akun Facebook Pengantin ini Kebanjiran Ucapan Doa Dan Duka dari Netizen

sebarkanberita.com - Bagi yang sudah menikah tentu sudah merasakan kebahagiaan saat akan melangsungkan resepsi pernikahannya. Kebahagian seharusnya dirasakan oleh calon pasangan pengantin di  Desa Sosorgotting, Kecamatan Andam Dewi, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara ini.

Tapi, takdir mengatakan tidak untuk kebahagiaan itu. Sebab, calon pengantin prianya meninggal dunia sehari sebelum resepsi pernikahan di langsungkan.

Pasangan yang bernama Jakkon Purba Rambe dan Eniati Boru Sitanggang seharusnya menggelar respsi pernikahan mereka pada Rabu 12 Oktober 2016.

Namun, pada Selasa malam pihak keluarga berniat membuat acara pembukaan malam hiburan pra pernikahan untuk kedua mempelai.

Kedua mempelai pun disandingkan di pelaminan. Namun, saat acara manortor dan resepsi pemanggilan wanita, pasangan pria tiba-tiba saja terjatuh dan meninggal dunia. Diduga jika Jakkob mengalami serangan jantung.

Kebahagian itu pun langsung berubah dengan isak tangis dari keluarga dan juga mempelai wanita. Mempelai wanitanya tidak berhenti menangisi calon suaminya yang pergi meninggalkannya.

Saat Rabu pagi 12 Oktober 2016, para tamu undangan yang datang pun dibuat terkejut. Mereka yang seharusnya mengucapkan selamat, maka berubah menjadi ucapan duka cita.

Tenda pesta tempat para tamu undangan menjadi tempat orang-orang yang datang melayat. Kisah ini pun dibagikan ke media sosial Facebook.

Akun Facebook Jakkob yang sebelumnya sempat memposting foto calon istrinya dipenuhi dengan komentar duka cita dari netizen.

�Berdoalah kepada keluarga yg berduka. Pengantin laki2 sudah pergi mendahului,� tulis Hotma Nainggolan.

�Dah ninggal to orangnya tdi mlm pas resepsinya ito aris tua panjaitan,� tulis Tien Ridawati.

�Turut brduka cita.aku sedih dengar kbarnya dari internet.utk kluarga slalu diberikan ketabahan,� tulis Richard Aritonang.

�Turut berduka cita� RIP,� tulis Atika Nainggolan.

"Kpn meninggal y ito,,,,,
Tp klo G_?�_?�?_?�_?? salah hari ini kan mau pesta y,,,,?? " tulis Aris Tua Panjaitan

�Segenap karyawan sahabat kelurga mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya abang Jakkon Purba Rambe,� tulis Bambang Guard? yang tampaknya salah satu rekan kerja Jakkob, seperti dilansir sebarkanberita.com .


Demi Uang Rp 3 Ribu Bocah ini Nekat Masuk Diselokan Sekolah. Ternyata Seperti ini Kisahnya !!!

Demi Uang Rp 3 Ribu Bocah ini Nekat Masuk Diselokan Sekolah. Ternyata Seperti ini Kisahnya !!!

SEBARKANBERITA



sebarkanberita.com - Seorang bocah berusia 8 tahun masuk ke selokan sekolah hanya gara-gara uang Rp 3 ribu. Kejadiannya ini cukup mengesankan karena bocah tersebut tengah berjuang demi temannya hingga masuk ke selokan tersebut.

Kejadian ini terjadi di Kuala Lumpur, Malaysia, di mana bocah yang tidak disebutkan namanya itu menjatuhkan uang temannya senilai 1 ringgit atau Rp 3 ribu ke dalam selokan sekolah.

Karena merasa bersalah akhirnya ia rela untuk mengambil yang tersebut. Namun nahasnya saat hampir berhasil mengambil uang itu ia malah terjebak ke dalam selokan tersebut.

Selama 15 menit ia berada dalam selokan itu karena tidak bisa keluar. Pihak sekolah pun kesulitan untuk mengeluarkannya.

Akhirnya pihak sekolah menelepon pemadam kebakaran untuk membantu mengeluarkan bocah tersebut.

Bocah itu pun berhasil keluar dan tidak mengalami luka di tubuhnya sedikit pun. Hanya saja bocah itu terlihat merasa ketakutan karena kejadian itu.




Gila! Bocah Di Kediri Ramai-ramai Perkosa Gadis 16 Tahun, Setelah Dicekoki Miras.

Gila! Bocah Di Kediri Ramai-ramai Perkosa Gadis 16 Tahun, Setelah Dicekoki Miras.

SEBARKANBERITA



KEDIRI � Empat orang pemuda belasan tahun tega memperkosa seorang gadis di bawah umur secara bergiliran. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku memaksa korban minuman minuman keras yang sudah dicampur dengan narkoba jenis dobel L hingga akhirnya mabuk.

Info dari beritajatim.com mengungkapkan akibat perbuatanya, keempat pelaku ditangkap petugas Satuan Reskrim Polres Kediri. Dari keempatnya, tiga orang pelaku masih di bawah umur, sementara satu lainnya sudah dewasa.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP M. Aldy Sulaiman, SIK mengatakan, kasus pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur ini terbongkar setelah korban sebut saja bernama Bunga (16) melapor ke kantor polisi. Pemerkosaan sendiri berlangsung di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

�Dapat kami sampaikan, Satreskrim Polres Kediri berhasil mengungkap kasus pemerkosaan terhadap seorang gadis dibawah umur. Pelaku sebanyak empat orang berhasil kita amankan. Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan,� kata AKP M. Aldy Sulaiman dalam gelar perkara di Polres Kediri, Rabu (12/10/2016).

Salah satu pelaku mengaku, sebelum pemerkosaan terjadi, mereka janjian bertemu. Kemudian, korban diajak ke sebuah tempat di Desa Nambaan. Disana, empat orang pelaku dan korban menggelar pesta minuman keras jenis arak jowo yang dicampur dengan lima butir pil dobel L.

Pelaku memaksa korban ikut mengkonsumsi miras. Setelah korban teler, kemudian pelaku menggagahi korban. Perbuatan asusila itu dilakukan secara bergiliran. Setelah itu, pelaku meninggalkan korban.

Pemerkosa Salahkan Orangtua Korban yang Lakukan Pembiaran

Kasus pemerkosaan bergilir yang menimpa AK (16) tidak lepas dari peran orang tua korban.

Apalagi korban sebenarnya masih dalam pemantauan dan pembinaan petugas Dinas Sosial karena menjadi salah satu korban Soni Sandra.

"Ada upaya pembiaran dari orang tua korban sehingga anaknya dalam bergaul bertindak liar tanpa kendali," ungkap Aksonul Huda,SH pengacara tersangka pelaku kasus pemerkosaan bergilir kepada Surya, Sabtu (15/10/2016).

Aksonul menjelaskan, dari hasil investigasi yang dilakukan, ternyata orangtua korban sempat menemui pihak RT lokasi pemerkosaan untuk langkah mediasi.

"Apa tujuannya kok minta mediasi," ungkapnya kepada Surya.

Ditambahkan Aksonul, adanya indikasi pembiaran anak oleh orangtua dalam bergaul dapat dijerat dengan pasal pidana.


"Kami masih mempelajari, apakah tindakan orangtua korban AK termasuk yang dapat dipidanakan," jelasnya kepada Surya.

Karena AK meski telah kabur dari rumahnya, namun orangtuanya tidak ada upaya untuk mencari anaknya.

"Kami menduga jangan-jangan anaknya memang dibiarkan dalam pergaulan," tambahnya.
Aksonul juga khawatir jika korban tidak mendapatkan pengawasan dan dibiarkan berkeliaran bakal terulang lagi kasus serupa.

Sebelumnya, Akson juga membantah ada upaya penyekapan terhadap korban AK. Karena yang terjadi korban AK enggan diajak pulang.

"AK enggan diantar pulang. Sehingga AK tidur di rumah salah satu pelaku dan kemudian terjadi persetubuhan," ungkapnya.

Termasuk inisiator pesta miras itu justru datang dari korban AK.

"Dia yang ngajak untuk pesta miras," tambahnya.

Sementara Habib,SH dari Aliansi LSM Kediri yang mendampingi korban menjelaskan, AK merupakan korban dalam kasus persetubuhan bergilir.

"Kami yang menyarankan kepada orangtuanya untuk melaporkan kasusnya kepada polisi," jelasnya.

Habib juga menyesalkan pihak terkait yang tidak memberikan pembinaan yang maksimal kepada para korban Soni Sandra.

"Kalau korban mendapat pembinaan, tentu peristiwa asusila tidak akan menimpa korban lagi," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, AK salah satu korban Soni Sandra telah menjadi korban pemerkosaan bergilir yang dilakukan 5 pelaku. Empat tersangka pemerkosa telah diamankan.



Oknum Polisi Yang Selingkuh dengan Istri TNI, Bonyok Sebelum Tiba di Kantor Polisi.

Oknum Polisi Yang Selingkuh dengan Istri TNI, Bonyok Sebelum Tiba di Kantor Polisi.

SEBARKANBERITA

Oknum Polisi Yang Selingkuh dengan Istri TNI, Bonyok Sebelum Tiba di Kantor Polisi.

MAKASSAR - Kegaduhan rumah tangga seorang anggota TNI AU, Praka WA benar-benar pecah. Jumat (14/10) kemarin, Praka WA membuat laporan ke Polsek Makassar.

Dalam laporannya, WA mengatakan kehidupan rumah tangganya tak harmonis lagi karena adanya orang ketiga. Tak berlama-lama, atas pengembangan laporan itu, aparat Polsek Makassar lalu menggerebek sebuah rumah di Jalan Kerungkerung.

Seperti informasi yang berhasil di kutip oleh tim sebarkanberita.com Makassar, rumah itu adalah kediaman mertua Praka WA. Hasilnya, seorang pria berinisial AM yang juga seorang anggota Polisi diamankan. Ikut pula diperiksa, istri Praka WA.

Namun sesaat setelah diamankan, AM langsung mendapat hadiah bogem mentah oleh sejumlah warga dan pelapor juga memberikan hadiah dengan menginjak kepala AM seorang oknum polisi yang menjadi terlapor dalam kasus ini, sebelum tiba di kantor polisi. AM pun jatuh tergeletak di jalan dan meminta maaf kepada sejumlah warga.

Kapolsek Makassar Kompol Saiful Alam enggan berkomentar banyak soal kasus ini. Namun dia tak mengelak kasus ini memang ada.

"Ada kejadian dan dilakukan pengamanan terhadap terlapor yang diduga berselingkuh.Tapi kami belum bisa menjelaskan motif kejadian ini. Masih dalam penyelidikan,� singkat Saiful.




Follow by Email